RenDilla

RenDilla

  • WpView
    Reads 231
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 13, 2019
"Lo harus tanggung jawab karna lo udah nyerempet mobil gue!" ucap seorang laki-laki bermata hitam. "Heh! Perasaan gue gak ngehamilin lo! Pake acara tanggung jawab segala. Lagian kan gue juga udah bilang kalo gue gak sengaja," ucap seorang gadis mungil di depannya. "Mau sengaja atau enggak, mobil gue tetep lecet!" tegas Rendi. "Yaudah iya iya, nanti gue tanggung jawab. Tapi nyicil ya, gue gak ada duit," ucap Dilla sambil nyengir kuda memperlihatkan deretan giginya yang rapi. "Enak aja nyicil. Gue gak mau tau pokoknya lo harus bayar sekarang juga!" ucap Rendi kesal. "Ya ampun kan gua udah bilang gue gak ada duit," ujar Dilla berani. Rendi tidak menjawab perkataan Dilla dan malah menatap Dilla dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Dan tak lama kemudian Rendi tersenyum miring yang membuat nyali Dilla menciut. "Oke kalau lo beneran gak ada duit, gapapa. Tapi sebagai gantinya ... " Rendi menggantungkan perkataannya dan maju menghimpit tubuh mungil Dilla. Untung saja di lorong ini sepi, jika tidak mereka pasti sudah menjadi pusat perhatian. Dilla refleks mundur tapi sayang baru satu kali melangkah punggungnya sudah menyentuh tembok dibelakangnya. Jarak mereka sangatlah dekat. Bahkan Dilla bisa mencium wangi mint yang keluar dari nafas Rendi. Rendi mendekatkan wajahnya ke telinga Dilla dan berkata "Lo harus jadi pacar sekaligus kacung gue selama sebulan." What the fuck! =================💞=============== Holaaaa👋 ini adalah cerita pertama ku😊 semoga kalian suka yaaa❣️ *Peringatan: terdapat kata kata kasar seperti hewan dll💣
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Arsyilazka
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • RAISEN
  • ON SIGHT (Completed)
  • THE CLIMB [Completed]
  • EPIPHANY
  • 365 Day's to Fall in Love
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines