One Day
  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 28, 2021
Iris matanya sibuk membidik suasana taman, mencari kesibukan sembari menikmati suasana. Kedua bola hitam nan jernih bergerak mencari titik fokus, sampai akhirnya.... Dhuukk Detak jantung rasanya mau copot, setelah pandangannya bertabrakan dengan sepasang iris mata lain. Iris mata yang diliputi air jernih. Mata yang indah namun,,,, °°° Ketika kisah bermula, mubtada akan mencari Khabar. Awal akan mencari akhir. Les go to reading!^^
All Rights Reserved
#175
hujan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Kana (END)
  • Keluarga di Ujung Senja
  • Peluk Luka Hujan
  • Dikala Hujan Reda
  • HANAHAKI DISEASE || IDOLISH7 [END]
  • IDOLiSH7 =MONSTER=
  • ID7 Fanfic - Feather of Freedom [End]
  • From Scars to Serenity

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines