Perfect Promise

Perfect Promise

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Gue bahagia karna lo udah ngebiarin gue masuk ke dalam dunia lo. Gue bahagia karna bisa diberi kesempatan untuk menjalani tiap detik bersama lo. Gue bahagia karna lo bisa beri gue kesempatan untuk menciptakan senyuman hangat di dalam diri lo. Walaupun itu hanya sekedar kesempatan, bukan kepastian yang bisa membuat gue percaya diri untuk bertahan . ~Nadhira shalsabila~
All Rights Reserved
#10
promise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • I WILL GET MY HAPPINESS [COMPLETE]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • 1 menit 20 detik
  • Full Of Scratches
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Nikah Dadakan [Mager Ngelanjutin]
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • SalFlo
  • Cerita Tentang Kita

Dua remaja. Dua keyakinan. Satu perasaan yang tumbuh diam-diam... lalu meledak diam-diam. Di balik tatapan mata yang saling mencari, ada rahasia yang tak bisa diucap. Di antara langkah-langkah mereka yang tampak biasa, ada jalan terjal yang tak terlihat oleh siapa pun. Ini bukan kisah cinta biasa. Jere dan Wulan dipertemukan oleh sesuatu yang tak bisa dijelaskan, namun dipisahkan oleh kenyataan yang terlalu jelas untuk diabaikan. Mereka mencoba melawan-kadang dengan keberanian, kadang hanya dengan harapan. Tapi semakin mereka mendekat, dunia seperti menarik mereka menjauh. Setiap pertemuan menyimpan luka tersembunyi. Setiap keputusan menyisakan jejak yang tak kasat mata. Mereka saling mencintai, tapi juga saling menyakiti... karena cinta mereka berjalan di tepi jurang yang rapuh. Dan yang paling misterius dari semuanya: Apakah perasaan itu nyata? Atau hanya bayangan dari sesuatu yang pernah mereka miliki-dan sudah lama pergi? Di balik setiap dialog, setiap diam, setiap janji yang tak pernah selesai diucapkan... ada teka-teki besar: Apakah cinta memang cukup untuk menyatukan dua jiwa yang ditakdirkan berbeda sejak awal? Atau justru cinta-lah yang akhirnya menghancurkan mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines