Story cover for diSHAhil by rifalmikko
diSHAhil
  • WpView
    MGA BUMASA 127
  • WpVote
    Mga Boto 33
  • WpPart
    Mga Parte 7
  • WpView
    MGA BUMASA 127
  • WpVote
    Mga Boto 33
  • WpPart
    Mga Parte 7
Kumpleto, Unang na-publish Mar 11, 2019
Rasa yang tak bermakna.
Kita dekat,bahkan sangat dekat. Tapi kenapa rasanya aku sulit untuk menggenggammu?
Kamu seperti bayang-bayang dalam hidupku,ada tapi tak dapat aku sentuh.

~Disha Aufarsya Winata


Tugasku itu menjagamu.
Melindungimu dari apapun yang dapat melukaimu. Tapi nyatanya aku sendirilah yang menggoreskan luka itu padamu.

~Shahil Altarizza Delpiero


Kita itu sahabat. Gak akan lebih dari itu.Rasanya bakal aneh aja kalo kita tiba-tiba pacaran. Kita cocok kaya gini,kita indah kaya gini,dan kita nyaman dalam zona ini.

~diSHAhil


☆Kira-kira mereka bakalan pacaran apa  enggak?
☆Disha iklhas gak kalo Shahilnya sama yang lain?
☆Apa Shahil akan ngebiarin Disha terluka dengan rasa itu sendirian?







'~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
PLAGIAT JAUH-JAUH YUKK!!
DILARANG MENDEKAT❌

INI REAL BIN ASLI BIN NYATA BUATAN AKU✔
NO TIPU-TIPU,NO COPPY-COPPY CLUB:)

STAY SAMPAI AKHIR.

IKUTIN KESERUAN CERITA DISHA DAN SHAHIL GENGSSS😙😙
All Rights Reserved
Sign up to add diSHAhil to your library and receive updates
o
#11breakheart
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
ADIKARA ELUSIF ni blackcurrantbery
50 parte Ongoing
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
ADIKARA ELUSIF cover
Sahabat Jadi Cinta [END] cover
BEFUDDLES (SELESAI) cover
ZiAron [END] cover
Different [END] cover
Gadis Brengsek✔ cover
Alghazel cover
ALEAGAS [END] cover
Hidden cover

ADIKARA ELUSIF

50 parte Ongoing

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25