Ruang
  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 24, 2020
Kepingan-kepingan perasaan lara, bahagia, senang, gelisah, patah, cemburu,cemas, takut, ia terendap dihati yang terkadang beberapa tak bisa diungkapkan bahkan dengan orang terdekat sekalipun. Sebab kadang menyakitkan bukan menjelaskan apa yang kita rasa tetapi orang itu tak peduli? Ini bukan puisi, novel ataupun cerpen. Mereka hanya rangkaian-rangkaian aksara yang mewakili isi hati tentang perasaan cemas, sedih maupun bahagia. Tentang seseorang yang sedang menetap. Tentang hal-hal dalam hati yang tak ingin dipendam serta goresan-goresan luka yang tak ingin lama diperam. Apakah tulisan ini untuk seseorang? Mungkin saja.
All Rights Reserved
#42
senandika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lemon Tea
  • take away
  • Berlari Untuk Menyerah [TERBIT CETAK]
  • 🌺MalVanya 🌺 [COMPLETED]
  • The Last Coffee
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Nasihat dalam Puisi
  • JINGGA

Secangkir Lemon Tea hangat di saat Hujan turun memanglah sesuatu yang sangatlah berbeda... Di mana disaat hati sedang merasakan sebuah Kesedihan karena kegagalan di masa lalu, Karina Alesha Menemukan sebuah Kafe... dan berakhir sering mengunjungi tempat tersebut. Lanjutkan Cerita nya... disini [See you] [In the story]

More details
WpActionLinkContent Guidelines