PERNIKAHAN BAYANGAN

PERNIKAHAN BAYANGAN

  • WpView
    Membaca 458,368
  • WpVote
    Vote 38,516
  • WpPart
    Bab 28
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 2, 2020
PRIVAT ACAK. FOLLOW DULU YA. Tiga tahun membina rumah tangga, membuat Aileen Syafa Zubairi sudah merasa cukup atas segala sikap suaminya yang masih terikat dengan mantan istri dan putrinya yang berusia 15 tahun, dari pernikahan pertamanya. Bahkan hampir seluruh waktunya diberikan kepada mantan istri dan putri mereka yang manja. Sedangkan kepada buah cinta mereka, Evano Putra Syahreza yang berusia 2 tahun, suaminya tidak terlalu memperhatikan. Kadang dia bertanya-tanya, sebenarnya kenapa suaminya dulu menikahinya? Sebenarnya, jika ia ingin berhenti dari rasa sakit dan cemburu yang semakin membakarnya, ia harus pergi meninggalkan suaminya dan merelakannya supaya kembali bersama mantan istrinya. Tapi, dapatkah ia menyerah begitu saja, padahal dia sangat mencintai suaminya itu? Walau cinta itu sangat menyakitkan. Dan pernikahan yang hanya bagai bayangan baginya. Suamiku, Adhitama Elvan Syahreza.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#180
aileen
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BLOOD FLOWERS
  • Tahta Hati [End]
  • Tuhan, Dimana Kuharus Berteduh?
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
  • How Do You Do? [TAMAT!]
  • Secret 7
  • LOST INSIDE YOUR LOVE (✓ )
  • Melahirkan Penerus Keluarga Hadipraja
  • Istri Cacatku, Kembalilah! { TAMAT}
  • Mengandung Anak Tuan Arvind

"Ayaash!" isaknya sambil menangis, "Apa yang sudah kau lakukan, Ayaash! Apa kau benar-benar tidak bisa memahami perasaanku? Atau memang kau tak punya keberanian untuk memahami? Aku tak pernah mencintai siapa pun selain dirimu. Lalu kenapa kau tega berbuat ketidakadilan sebesar ini kepadaku, hingga aku harus menjadi istri orang lain padahal suamiku masih hidup? Dosa sebesar apa yang sudah aku lakukan sampai semua ini harus menimpa diriku. Tapi satu hal yang harus kau tahu, aku tidak pernah menginginkan semua ini terjadi." "Jangan berkata begitu, Aleena!" ujar Ayaash, suara lemahnya bergetar, sambil mengangkat tangan yang lemah. "Kau tidak bersalah. Semua ini adalah keputusan yang harus kuambil. Aku tak ingin tubuhku yang cacat ini menjadi beban dalam hidupmu. Aku tak ingin menjadikan dirimu tongkat bagi tubuhku yang lumpuh ini." Mata Ayaash pun dipenuhi air mata.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan