HATE TO BE LOVE

HATE TO BE LOVE

  • WpView
    Reads 202
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 9, 2019
"Dalam hitungan 3 detik lo harus jadi pacar gue!" ucap rey dengan nada ngegas. "Lah ko sepihak?" saut aurel dengan wajah yang penuh tanda tanya. "1..,2..,3..dan sekarang lo jadi milik gue."ucap rey dengan yakin. " dan jawaban lo yes or yes"lanjut ucap rey. "Tapi....." saut aurel dan di potong oleh rey. "Engga ada tapi tapian" balas rey *** "Gue sayang sama lo" ucap erga dengan serius. "What?" ucap aimar dengan keget "Dan mulai sekarang lo milik gue selamanya!" balas erga dengan yaki n "Tap...tap..tapi" sahut aimar dengan gugup "Sut... Engga ada tapi tapian" balas erga dengan senyuman manisnya.
All Rights Reserved
#455
labil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friend's Zone's
  • COMPLICATED✔️
  • Elvina [COMPLETED]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • the other side
  • Benci Jadi Cinta || BJC [PROSES REVISI LAGI]
  • Three Idiot Girls  ✔
  • ANELKA CALVARY
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines