Home Without LOVE (END)

Home Without LOVE (END)

  • WpView
    Reads 324,096
  • WpVote
    Votes 10,497
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 16, 2020
FULL CHAPTER (49) Cinta tulus itu menerima tanpa memandang perbedaan. Lalu apa yang salah dengan sepasang kekasih yang saling mencintai tapi berbeda keyakinan? Aeera memutuskan menerima sebuah pertunangan dengan Arvino, seorang duda dengan jabatan CEO. "Aeera, pertunangan ini sangat menguntungkan. Saya menerima pertunangan ini agar anak saya tidak kehilangan sosok seorang ibu dan kamu tetap bisa menjali hubungan dengan kekasihmu!" Ketika pertunagan yang didasari dengan rasa keterpaksaan itu harus dihadapi dengan berbagai kondisi, mampukah pertungan itu bertahan? Atau justru ini awal peluang untuk hubungan Aeera dengan sang kekasih? Lalu bagaimana jika restu orang tua tidak tercurah pada Aeera dan sang kekasih? Apakah kepercayaan bisa dikalahkan oleh cinta? Bukankah semestinya kepercayaan yang harus mengalahkan cinta?!
All Rights Reserved
#28
pembalap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Silence In Their Minds
  • Mencintaimu Dalam Diam ( TAMAT  )
  • My Hot Dusen is Killing Me!
  • Baby Keeper (Pengasuh Huan)
  • Hello Belinda
  • Because I Love You ( TAMAT  )
  • Saat Cinta Tak Terucap

Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines