Story cover for Hell School by Wisnu_Ardana
Hell School
  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Mar 12, 2019
Mature
Diaz adalah siswa laki-laki di salah satu sekolah tua di Bogor. Ia adalah anak kedua dari Tiga bersaudara. Ayahnya yang merupakan seorang Veteran, membuat Diaz hidup dengan segala kedisiplinan penuh. Satu hal saja sikap Diaz yang membuat Ayahnya tak senang, maka Ia tak segan-segan untuk memukul puteranya itu. Mungkin itu merupakan suatu didikan bagi satu-satunya anak lelaki dalam keluarga Diaz. 

Kemampuan Diaz yang mampu merasakan aura negatif di sekitarnya membuat ia tak nyaman saat dimanapun. Termasuk sekarang saat ia telah berada di sekolah pindahannya yang baru. Ia harus mengungkap kejadian mistis yang kerap kali terjadi di sekolahnya. Satu-satunya kunci masalah tersebut ialah Liam, anak laki-laki Indigo sebelah kelasnya. 

Beruntunglah Diaz menemukan teman lamanya di sekolah barunya tersebut. Arin merupakan teman SD nya dulu yang kini bertemu lagi saat mereka telah SMA. Keingintahuan Arin akan dunia Horror membuat Diaz terdesak untuk mengungkap semua hal mistis di sekolahnya. Akankah Diaz, Arin, dan Liam bisa mengungkap apa yang telah membuat sekolahnya terasa tak nyaman setiap kali berada di dalamnya?...... 

( ( KESAMAAN NAMA TOKOH, TEMPAT, DAN WAKTU DILUAR KEMAUAN AUTHOR ) )
All Rights Reserved
Sign up to add Hell School to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Pembunuh Di Sekolah by Deesca
10 parts Ongoing
Seorang gadis bernama Karin secara tidak sengaja terlibat dalam kasus pembunuhan di sekolahnya. Semuanya berawal ketika dia tidak sengaja menemukan mayat petugas kebersihan sekolah di belakang gudang. Hal ini menggugah rasa ingin tahunya tentang apa yang telah terjadi. Dia masih ingat dengan jelas genangan darah yang membuat rumput menjadi merah, dan tergeletak dengan beberapa luka tusukan. Mayat itu tampak seperti binatang kecil, tak berdaya di hadapan pemangsanya, mati begitu saja. Sebelum menemukan mayat itu, dia berpapasan dengan seorang pria. Seorang pria jangkung dengan masker dan kacamata hitam yang menutupi wajahnya. Pria itu juga mengenakan topi untuk menutupi rambutnya. Pakaiannya tampak berlapis-lapis, dan dia membawa tas besar yang tampak sangat berat. Namun, ada sesuatu yang tidak bisa disembunyikan oleh pria itu. Aroma darah yang jelas menguar dari tubuhnya. Kekacauan terjadi di lingkungan sekolah. Orang-orang mulai membentuk opini mereka sendiri. Karin adalah orang yang paling terpengaruh. Ia sering ditanyai tentang mayat yang ditemukannya. Orang-orang terus memintanya untuk menceritakan kembali kejadian itu. Pada saat itu, seorang guru baru datang dan mengalihkan perhatian warga sekolah. Seorang guru muda dengan wajah tampan yang menarik perhatian semua orang. Kasus pembunuhan menghilang begitu saja. Polisi tidak dapat menemukan petunjuk lagi. Ketika orang-orang mulai lupa, Karin merasa ada yang janggal. Guru muda itu tampak aneh di matanya. Karin merasa guru itu selalu mengawasinya. Guru itu juga memiliki sebuah buku catatan hitam yang ia tunjukkan kepada murid-muridnya. Dia mengatakan bahwa buku itu adalah catatan untuk anak-anak yang nakal. Jika pelanggaran mereka melebihi tiga kali, mereka yang nakal akan dihukum. Saat itulah pembunuhan berikutnya dimulai.z
Kembali ke Pelukanmu by DardaRania
49 parts Complete
Prolog: Di koridor sekolah yang sunyi dan dingin, Nadya berjalan dengan langkah yang berat, tasnya tergantung di bahu, dan air mata mengalir di pipinya seperti hujan yang tak terhenti. Nametag di dadanya terlihat kusam, namun nama "Stesia Nadya" masih terbaca jelas. Suara hatinya terdengar seperti bisikan yang lembut, "Apa yang salah dengan diriku?" "Lo harus milih, Nadya!" kata Angelyna dengan suara dingin yang menusuk hati, membuat Nadya merasa seperti terjebak dalam labirin yang tidak ada jalan keluarnya. "Tinggalin Aidyn dan Lo bisa tetap sekolah disini, atau tetap sama dia dan Lo akan dikeluarin. Pilihan ada di tangan lo!" Angelyna menatap Nadya dengan mata yang penuh dendam, membuat Nadya merasa seperti sedang dihakimi. Nadya berjalan di sepanjang koridor sekolah dengan tatapan penuh hina dari seluruh siswa yang telah mengetahui masalah yang dihadapinya. Mereka melemparinya dengan sampah dan olokan menyakitkan, membuat hati Nadya semakin sakit seperti ditusuk ribuan jarum. Nadya merasa seperti sedang berjalan di atas api, dengan setiap langkah membuatnya semakin terluka. Suara hatinya terdengar seperti jeritan yang tak terdengar, "Kenapa mereka melakukan ini padaku?" Malangnya, Nadya tidak bisa menghindari kecelakaan yang menimpanya. Dia tenggelam ke sungai setelah bullying yang begitu parah dan kehilangan ingatannya. Ketika dia bangun dari koma, dia tidak mengingat apapun, termasuk Aidyn, pacarnya. Setahun berlalu, Nadya kembali ke sekolah sebagai Salsa Andriana, putri pemilik sekolah. Dia kembali dan membuat semua orang kaget karena mengira dan mengenalnya sebagai Nadya, namun tidak dengan Aidyn. Aidyn tidak bisa mengenalinya sebagai Nadya. Dan suatu hari, Angelyna membongkar identitasnya sebagai Nadya dihadapan semua orang, membuat orang berpikir sama dengannya dan menganggap Salsa telah menipu semua orang sekaligus memalsukan kematiannya.
You may also like
Slide 1 of 10
Dino untuk Debi cover
Ruang Tanpa Suara cover
Imaginary Boyfriend cover
Pembunuh Di Sekolah cover
PANTHERO SECRET [END] cover
jill and the school, siapa yang tidak nyata?  cover
Proyek 17: Korban yang Terpilih cover
Kutukan Tumbal cover
Kembali ke Pelukanmu cover
Im not alone cover

Dino untuk Debi

18 parts Ongoing

Dino si cowok cenayang yang bisa membaca pikiran siapa saja. Ganteng dan tajir tapi sedikit berbicara, dan tidak pernah memiliki pacar. Berbeda dengan Debi, cewek tajir, cantik, dan memiliki mantan yang dibilang tidak kaleng-kaleng. Semua apa yang diinginkannya pasti akan terpenuhi, sampai suatu ketika ada kejadian di mana dia harus mengorbankan perasaan dan hidupnya demi keluarga. Bertemunya dengan Dino membuat hidup Debi jungkir balik, perasaannya tidak pernah bisa terkontrol dengan baik. Dari sekian orang, hanya satu orang yang tidak bisa dia baca pikirannya. Dia adalah Debi. Semua terlihat hanya hitam dan putih. "Terasa seperti memiliki ikatan batin, disaat apa yang gue ingin lakuin justru lo yang lakuin duluan."