Cool Boyfriend

Cool Boyfriend

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2020
================= Berawal dari pertemuan yang tidak disengaja. Sejak pertemuan itu, Acha selalu terbayang bayang oleh sosok Gabe si manusia es. Ia tidak mengetahui bahwa saat sekolah nanti akan sekelas dengan Gabe yang notabenenya adalah seorang siswa cerdas yang menjabat sebagai ketua OSIS sekaligus ketua tim basket itu. Acha merasa penasaran pada seorang Gabe yang tidak pernah menampakkan wajah seperti senang,sedih, galau,bahkan jatuh cinta, pandangannya selalu datar dan irit bicara. Acha mulai berasa bahwa ada yang aneh pada tubuhnya terutama pada jantungnya selalu berdetak kencang dari biasanya. Apakah Acha mulai ada rasa pada gabe si manusia es? Dan Apakah acha berhasil mencairkan hati beku Gabe? atau sebaliknya hanya mendapat luka? ============= Penasaran bagaimana kisah selanjutnya?Ayok di baca 😇
All Rights Reserved
#247
acha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Impossible
  • Persona
  • Eramnesia
  • Setelah Kita Putus (Sudah Terbit)
  • Valcano
  • ALGAFA
  • Antara Kita [Telah Terbit]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • For Achel

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines