Ardi & Ara [End]

Ardi & Ara [End]

  • WpView
    Membaca 514,926
  • WpVote
    Vote 39,451
  • WpPart
    Bab 28
WpMetadataReadDewasaLengkap Sab, Agt 28, 2021
Seharusnya hari itu Ara mengecek notifikasi kelasnya. Seharusnya Ara tahu akan sikap dosennya yang suka telat masuk. Masih banyak seharusnya yang Ara sesali. Dan yang paling penting, seharusnya Ara lebih berhati-hati agar tak menyerempet mobil mewah milik Ardi. Buntut dari kecerobohan Ara mengantarnya menjadi babu Ardi selama satu semester berlangsung. Dan Ara tahu ini keputusan besar paling bodoh yang pernah ia buat. *** "Ra, gue sakit," ucap Ardi serak diujung sana. Ara mengernyitkan dahi bingung. "Hubungannya sama gue apa?" "Gue sakit bego," ucap Ardi kesal. "Kerumah gue." "Enak aja nyuruh-nyuruh," bantah Ara. "Lo itu-" "Babu," balas Ara kesal. "Gue kesana." Tut. Panggilan terputus secara sepihak. Ara menutup telepon dan berdecak kesal. Ia memilih untuk bersiap-siap menuju apartemen Ardi. Bisa ngamuk majikannya itu jika ia tidak datang. *** Januari 2021
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • ANNISA {ON GOING}
  • Rara & Reyhan (End)
  • Bukan Mantan Pacar
  • DOSEN BUCIN - (TAMAT)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Dear, Mr. Duda
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Calandra [SUDAH TERBIT]
  • academic adventures

Maura membutuhkan uang untuk menyelesaikan kuliahnya, dimana di dalam benaknya hanya ada satu nama yang bisa membantu. Ya, Andi Pramudia, dosen sekaligus dosen pembimbingnya, pria yang masih lajang di usia yang cukup matang. "Bapak mau gak sama saya?" Andi menatap ke arah mahasiswanya yang duduk berhadapan dengannya. "Maksud kamu?" "Saya mau bapak bantu saya untuk menyelesaikan kuliah ini, dan sebagai gantinya saya siap menjadi pasangan Bapak." "Eh... Saya masih virgin Pak. Jadi Bapak tidak akan dapat bekas." Lanjutnya dengan wajah yang bersemu. "Berapa uang yang kamu butuhkan?" Maura terdiam sejenak sebelum menghitung biaya yang akan ia butuhkan sampai mencari kerja. "Kurang lebih seratus juta Pak." "Oke." Andi Pramudia langsung mengambil ponselnya dan membukanya mobile banking dimana sekian detik uang itu berpindah ke rekening Maura. "Eh Bapak langsung transfer? Aduh Pak." Bunyi notifikasi masuk membuat Maura terkejut, "Bapak serius ini?" Bukan wajah lega yang dipadatkan oleh Maura tapi ketakutan. "Jadi kamu harus siap menjadi pasangan saya, dan lagi lusa saya akan ajak kamu nikah." Ucapan yang membuat Maura terdiam membatu, membayangkan menjadi istri seorang Andi Pramudia. Ya Tuhan apakah ini akan membawanya ke lembar kehidupan yang baru dan bahagia atau sebaliknya? Tbc

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan