love is thunder's

love is thunder's

  • WpView
    LECTURAS 85
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 13, 2019
cerita ini menggambarkan kisah saya sendiri (namanya saya samarkan), dalam kisah ini saya menceritakan seorang sepasang kekasih yang saling mencintai saling memiliki dan berangan-angan ingin saling memiliki selamanya, tapi tragis semua diakhiri dengan tanpa ada satu patah katapun dan semuanya hancur terlupakan. Semua cuitan kata-kata seorang pria itu berikan padaku mungkin hanya untuk membuat kebahagiaan sesaat, jadi lebih baik kita sebagai insan perempuan harus lebih bisa memilih mana lakilaki yang serius dan mana yang hanya ingin bermain-main saja. Cinta itu bukan tentang saling mempercayai atau saling memberi pengertian tetapi harus saling memberi tingkah yang seharusnya dilakukan setiap pasangan itu sendiri.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tokoh Utama
  • BLUE IRIS FLOWER
  • HARQEEL STORY
  • KEMBALI
  • Salah Cinta
  • Cinta yang Terhapus dalam Kenangan
  • BY MY SIDE

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido