Story cover for Comeback Home by BlackEnvelope
Comeback Home
  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado mar 12, 2019
Ini hanya kisah sepasang sahabat yang sudah sangat nyaman dan slalu bersama tanpa memiliki.

Sudah banyak cerita dan kenangan yang mereka hadirkan dikehidupan masing-masing.
Hingga teman lama yang kembali datang dikehidupan mereka dan merubah segalanya.

Konflik mereka banyak hingga melibatkan perasaan tanpa memperdulikan.

Ini kisah kami:)

                                                -sh&ky
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Comeback Home a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#204best
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
My Cold Brother✔ cover
Barisan Buku [✔] cover
We're destined to met, not to united. cover
Loving in Silence [THE END] cover
After Nine Years  cover
Untuk Oreo dan Kamu [OG] cover
Sefrekuensi {ON GOING} cover
Who's Your Favorite Couple? cover
Kalau Aku Bukan Lagi Temanmu, Siapa Aku? cover

My Cold Brother✔

54 partes Concluida

[COMPLETED] (HARAP FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA) Memang ya, jika hati sudah sayang rasa benci tidak akan semudah itu untuk merubah rasa sayangnya. Kesalahpahaman yang terjadi dimasa lalu membuat kakak beradik ini menjadi renggang. Kehangatan dan keharmonisan diantara keduanya kini sirna dan tergantikan dengan kedinginan sikap sang kakak yang membuat sang adik bingung. Perpisahan diantara keduanya adalah alasan mengapa sang kakak berubah. Alasan kepergian sang adik tidak diketahui sang kakak dan akhirnya membuat opini sendiri mengapa sang adik pergi. Dan opini yang dibuatnya justru kesalahpahaman itu. Dan itu alasan mengapa dia berubah. Akhirnya semuanya menjadi lurus saat sang adik kembali dan menjelaskan semuanya meskipun awalnya sang kakak tak percaya. Happy Reading~ note: walaupun cerita sudah selesai, vote dan komen tetap berjalan ya🥰 ⚠️ cerita masih berantakan, belum sempat revisi.