Jeda
  • WpView
    Reads 15,799
  • WpVote
    Votes 410
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 1, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Asya, seorang gadis berambut sebahu yang kerap memasang ekspresi datar, misterius, dan sulit ditebak. Ia sering kali mengaku menyukai Mahen, seorang kakak kelas yang hampir menabraknya saat pertama kali masuk sekolah. Namun, Asya sendiri tidak begitu yakin apakah perasaannya itu benar-benar cinta, atau hanya sekadar kekaguman pada Mahen. Di sisi lain, Alvin, ketua kelas sekaligus ketua geng motor yang dikenal dengan sikap judes dan keras kepala, sama sekali tidak tertarik dengan urusan 'cewek dan cinta'. Namun, kehadiran Asya perlahan mengusik hatinya. Gadis itu,dengan segala misterinya mulai mengubah pandangan Alvin tentang banyak hal, bahkan memberi pengaruh besar dalam hidupnya. Suatu hari, Alvin mengungkapkan perasaannya dengan cara yang tak biasa, "Gue suka mata lo, tapi sayang... ga baik buat kesehatan jantung gue."
All Rights Reserved
#14
eye
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Baby Lele (On Going)
  • AIGEN (SUDAH TERBIT)
  • Bara [REVISI]
  • Raiganta (Terbit)
  • Aku Benci Papah!!
  • [DEARY AZA]
  • ARTAN

(BUKAN BL❎) Judul sebelumnya (Who Knows?) Di awal part memang kurang menarik tapi dipart selanjutnya dijamin bakal ketagihan ......... "Ini lumah papa?" tanya anak itu dengan wajah cengo. Darion terkekeh kemudian menutup mulut sang anak yang sedang ternganga. "Bukan sayang, ini rumah kita," jawab sang papa dan langsung membuat Leon menatap wajah papa nya. "Papa nepet dimana? syampai bisya puna lumah besyan syepelti ini." Apa katanya? Darion yang sebelumnya berbangga diri dapat memperlihatkan rumah hasil kerja kerasnya harus dihempaskan ke jurang terdalam karena pertanyaan anaknya yang bilang Mansion megah itu adalah hasil ngepet! Supir nya bahkan sampai membekap mulutnya dengan tangan karena tawanya yang tiba-tiba akan meledak mendengar pertanyaan polos anak bosnya. "Sayang papa tidak ngepet papa memiliki sebuah perusahaan dan papa adalah bos nya makannya bisa memiliki tempat untuk kita bernaung sekarang," jelas Darion dengan sabar. Leon mengangguk-angguk tanda mengerti. "Ohh papa yan jaga lilin pasyi pelihalaan babi papa ada banak, nanti Lele mau liat ya papa." Oh Tuhan, anak itu salah tangkap! .......... ❎Stopp plagiator dilarang mendekat! Punya malu sikit lahh kalau mau punya cerita buat sendiri! Jangan nyolong punya orang:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines