Canthus

Canthus

  • WpView
    Leituras 547
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, abr 13, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
"Siapa bilang cinta bisa tumbuh karena terbiasa? Siapa bilang semudah itu? Aku tidak mencintai profesiku." -Alifina Septa- "Siapa bilang cinta bisa tumbuh karena terbiasa? Siapa bilang semudah itu? Maaf, saya tidak bisa mencintaimu, Gadis Pemilik Huruf Pertama dalam Hijaiyah." -Hamas Imam Muhannad- Kisah hiruk pikuk rumah sakit dan segala rasa yang terpaksa.
Todos os Direitos Reservados
#45
perawat
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • Said Bismillah if you love me
  • Rasa Dalam Sujudku
  • [DCRe-2] Senja Kelabu
  • Kekasih Halal [TERBIT]
  • Langit Untuk Laut
  • DIAM DAN RASA [END]✓
  • SEGITIGA CINTA
  • Assalamualaikum Calon Imam ✔

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo