Sisa Waktuku(Proses REVISI)

Sisa Waktuku(Proses REVISI)

  • WpView
    Reads 815
  • WpVote
    Votes 130
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Tar, kenapa Lo baru bilang sekarang!gue sayang banget sama Lo!gue gamau kehilangan Lo!dan gue gaakan rela kalo Lo harus ninggalin dunia ini!kenapa Lo ngasih tau gue ketika dokter memvonis hidup Lo tinggal 1minggu? Kenapa tar!", Teriak nya "Gue ga mau Lo cinta gue karena kasihan dan karena Lo liat gue menderita.Dan nanti kalo gue pergi,relain gue,kan kata Lo,cuma gue yang ga ada tapi cinta Lo ke gua tetep ada,dan Lo juga bilang Lo bakal relain orang tersayang Lo pergi.Van,Gue bukan dunia Lo,jadi nanti kalo kaki gue udah ga berpijak,mata gue udah ga natap,dan raga gue ga gerak,Lo harus tetep njalanin hidup.Karena sama gue ato ga Lo tuh harus bahagia.Lo harus cari perempuan lain nanti, perempuan yang jangka umurnya panjang,ga kaya gue."
All Rights Reserved
#5
motivate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • FARHAN [End]
  • Sebuah Rasa
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • KAYLA : I DESERVE TO BE LOVED
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • RAVENDRA
  • Struggled
  • ANTARA
  • THE CLIMB [Completed]

[DIMOHON BUAT READER'S SEBELUM BACA CERITA INI UNTUK TAHU KALAU INI MENCERITAKAN TENTANG TRANSMIGRASI YANG CUKUP KLISE. JADI JIKA ADA KALIMAT YANG SANGAT TIDAK MASUK AKAL MOHON DIMAKLUMI KARENA TIDAK AKAN ADA REVISI] sekian dari author. Arasya Putri Ghustav, gadis yang meninggal tepat di umurnya yang ke-17 tahun karena membantu seorang nenek nenek yang hendak menyebrang jalan. Yang tanpa gadis itu sadari dari arah kanan terdapat truk yang melaju kencang dan dalam sepersekian detik langsung menabrak tubuhnya. Untungnya saja nenek yang tadi ia tolong dengan cepat Arasya dorong ke tepi jalan membuat hanya tubuhnya saja yang terpental jauh hingga darah langsung merembes dari kepalanya yang terbentur aspal jalanan. Bukannya kesakitan, Arasya malah tersenyum di sela-sela kesadarannya. Karena ia merasa beban yang dipikulnya selama ini sudah tidak ia rasakan lagi. Tanpa gadis itu ketahui kalau jiwanya malah mengalami transmigrasi kedalam tubuh seorang gadis cupu yang sering dibully dan sangat dibenci oleh kedua abang kembarnya. Keajaiban memang seringkali ada di sekitar kita, sang nenek yang sudah Arasya dorong kepinggir jalan, keadaan nya tidak kenapa-napa hanya luka kecil sedikit. "Sungguh mulia hati mu nak, kau akan hidup kembali dengan bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis lemah," ucap nenek-nenek itu lalu menghilang, namun sebelum itu sang nenek menyempatkan melihat tubuh Arasya yang sudah dikerumuni banyak orang, "semoga hidup keduamu membuatmu menemukan kebahagiaan nak." Mau baca? Tolong follow akun author dulu ya readers tersayang. MAU PLAGIAT? SINI KALAU BERANI DASAR TUKANG COPAS HASIL KARYA ORANG.

More details
WpActionLinkContent Guidelines