Cinta Yang Tak Biasa

Cinta Yang Tak Biasa

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 26, 2019
Bagaimana kamu bisa menahan rasa sakit yang diciptakan oleh orang yang amat kau sayangi? Bagaimana bisa orang yang kau anggap pelindung adalah orang yang paling menyakitimu? Bagaimana cara agar kamu bisa bangkit dari kesakitan yang luar biasa ini? Dalam waktu yang sesingkat mungkin bagaimana kamu bisa mengobati luka yang bahkan tidak ada obat untuk ini? kepada siapa kamu mengadu, berkeluh kesah atas semua yang kau alami? Siapa yang harus kau percaya? Bisakah kau menemukan seseorang yang dapat kau percaya lagi? Lalu setelah kau menemukan titik terang atas penderitaan mu dan menemukan seseorang dalam hidupmu. seseorang yang dapat kau percaya lagi, seseorang yang membuat mu paham bahwasanya cinta bukan tentang waktu, keberanian, dan kesetiaan saja. Tetapi cinta juga tentang keimanan dan ketakwaan. Saat kau akan menata hidup dengan nya, Dengan orang yang membuat mu lebih dekat pada tuhanmu yang selama ini tidak pernah kau kenal. Dia kembali. Setelah sekian lama menghilang, dia kembali membawa luka lama yang nyaris tidak kau ingat. Bagaimana seorang Yumna melalui semua ini? akankah hidupnya kembali tertata?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Not Your Fault [SELESAI]
  • My Lalalalisa (REVISI)
  • HIRAETH ARFA
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Anugerah Terindah
  • The Only One
  • Mati Rasa - Completed✓
  • Garis Singgung
  • ARALVI [Completed]

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines