ANATOMI HATI

ANATOMI HATI

  • WpView
    GELESEN 228
  • WpVote
    Stimmen 22
  • WpPart
    Teile 8
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Mai 2, 2019
WpInfo
Poesie
Sebuah kata dalam angan tak tertata Harap pedih saat hati terhatam luka Pergimu, menyisakan pilu Yang selalu kujahit dengan sehelai rindu. [Sedang dalam tahap penulisan] Noted: Jika ingin membaca, bacalah. Barangkali hati kita, pernah disuguhkan luka yang sama. Mohon jika menyukai kalimat yang tertera di dalam tulisan ini, sudikiranya teman-teman menyempatkan waktu untuk mem-vote karya saya. Terima kasih dan kasih.
Alle Rechte vorbehalten
#17
anatomi
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Lovakarta
  • DEPHELINE
  • ANTOLOGI CERPEN KENANGAN
  • FRIEND ZONK
  • Hurt Inside
  • DIARY RISA [COMPLETED✅] [REVISI]
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • I HATE YOU BUT I LOVE YOU (END)
  • Just Words
  • DEVIAN [END]
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien