Annantha (The Pyschopath Doctor)

Annantha (The Pyschopath Doctor)

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 19, 2019
Seorang gadis berparas cantik,cerdas, pendiam, berbakat, dan ahli dibidang anatomi tubuh ini menyimpan suatu rahasia penting, yang tak pernah diketahui oleh orang lain... Rahasia inilah yang menjadi sifat asli dari si Anantha... Sifat yang tidak manusiawi, tanpa belas kasih, dan bisa dibilang sadis.... Siapa sangka, seorang gadis yang dikenal pendiam dan ramah terhadap orang lain, menjadi seorang PSIKOPAT WANITA TERKEJAM DAN TERKEJI SEKALIGUS WANITA KANIBAL PALING GANAS.... edited by JasjusRasaPare
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • SHEA SANG FIGURAN
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines