YOU ; kimhanbin
  • Reads 101,139
  • Votes 13,254
  • Parts 94
  • Reads 101,139
  • Votes 13,254
  • Parts 94
Ongoing, First published Mar 14, 2019
[COMPLETED]✔
Dia, kakak kelas yg awalnya gue hindari berubah jdi org yg paling deket sama gue. Hidup emang selucu itu.

Kamu❤

Baca? Jangan lupa tinggalin jejak👣
[Non baku]

#was 1 in kimhanbin [21/06]
#was 2 in kimhanbin [17/08]
#was 1 in bi [16/07]
#was 2 in bi [9/09]
#was 1 khb [1/06]
#was 2 khb [13/06]


18 Maret 2019 [start]
10 Juli 2019 [finish]

                       ©2019 by k_minhee
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add YOU ; kimhanbin to your library and receive updates
or
#9mulfan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
BABY CHANIE cover
The Best Of Miracle cover
Selena (Wanita Panggilan) cover
Kisah Tak Sempurna cover
Rafa [End💗] cover
Kesayangan Bunda cover
After Graduation cover
brother ; drarry cover
oneshoot twoshoot Bp  (Treasure) 🔞 cover

Dosa Ku

76 parts Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.