Lagi lagi ingatan ku mengingatkan kejadian malam itu,kejadian yang membuat suasana tawa hingga pecah dengan tangisan dan keheningan. Aku kehilangan keluarga asliku, aku kehilangan keluarga bahagia ku , aku kehilangan senyuman tiap pagi penyemangat hatiku , dan akupun kehilangan kecupan hangat dimalam hari oleh ayahku .
Entah mengapa setelah kejadian itu Aku selalu beranggapan bahwa ayahku saja yang yang dari lahir sudah kukenal mengecewakan ku , bagaimana dengan laki laki lain yang baru saja mengenalku pasti ia akan pergi dan meninggalkan kekecewaan hingga membuat aku menutup hati rapat rapat untuk tidak jatuh cinta lagi dan takut berdekatan dengan semua lelaki.
All Rights Reserved