My Ice Girl

My Ice Girl

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 7, 2019
Gara gara kejadian ketuker tas, Kenan Melviano Mahardika ketemu cewe yang super dingin itu, suatu kesialan baginya apalagi saat cewe itu mengeluarkan kata kata pedasnya serasa pengen nyabut mulutnya aja deh. kesialan itu terus berlanjut saat ia mengenal cewe tersebut, Tapi ko lama lama kenan jadi suka kepoin cewe itu ya? engga engga. gamungkin kan dia suka? apakah kesialan itu akan berlanjut? atau mungkin menjadi melibatkan perasaan diantaranya? *Disarankan baca dlu serial: Untuk Zahra. Biar nyambung :) Happy reading :)
All Rights Reserved
#190
tenfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • K e [y] n a [n]. [COMPLETED]
  • Bad Girl vs Ice Boy [PRE-ORDER]✔
  • Coldest Senior✔
  • ARGA [REVISI]
  • REYDIRA  || TERBIT
  • IQ&SIl
  • Queen (End)
  • Being Cold
  • Amor Eterno
  • AGAVAN (H I A T U S)

[JANGAN LUPA FOLLOW AUTHORNYA] #2 -fiksiremaja [1 Juni 2018] #13. -fiksiremaja [25 Mei 2018] Cover by: @lenzhy25 SEBAGIAN CERITA DIPRIVAT!!! Tak ada yang tahu tentang hati, kecuali pemiliknya. Jika mulut tertutup rapat, sedangkan hati ingin menggungkap, akankah keduanya menemukan cara yang tepat? Mungkin ini yang terjadi di antara Keyna dan Kenan. Tentang Keyna yang terlalu dungu untuk menunggu, mulutnya tak berani mengucap. Sedangkan Kenan, ia baru menyadari jika pertemuannya dengan Keyna bukanlah pertemuan pertamanya. Lalu di manakah dulu mereka pernah bertemu? Dan siapa sebenarnya Keyna? Ketika semua jawaban telah Kenan dapat, mengapa mulutnya masih mengelak? Padahal hatinya sudah meronta-ronta berteriak. Akankah keduanya bisa menggungkapkan perasaan yang masih semu? Masih terlalu abu-abu? Keadaan keluarga Keyna membuat dirinya harus bersaing dengan Kenan. Kehadiran Kenan yang awalnya hanya membuatnya kesal, kanapa lama-kelamaan justru membuat Keyna nyaman? Apakah dengan kenyamanan saja cukup untuk Keyna? Jika tidak, haruskah Kenan menyerah dan memilih pergi? Atau justru Kenan dapat mencairkan seluruh keraguan yang masih bersarang di benak Keyna? Begitu juga dengan Keyna, akankah dia mempersilahkan Kenan masuk ke dalam hatinya atau justru membuang Kenan jauh dari pandangnya? *** -brilliantradhea 27/02/18

More details
WpActionLinkContent Guidelines