harmoni.

harmoni.

  • WpView
    LETTURE 11,952
  • WpVote
    Voti 1,833
  • WpPart
    Parti 13
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, nov 27, 2021
WpInfo
Fanfiction
NCT
[click the "follow" button for more notification!] Ada banyak hal yang tak bisa digambarkan dengan kata. Tak terucap lisan, sebagian orang berbicara lewat rasa. Salah satunya adalah persahabatan mereka. Melalui kertas putih puisi mereka bercerita. Menyusuri sungai dari anak kalimat sampai muara. Hingga mereka menerima bahwasanya rasa dan karsa hanyalah mimpi dalam irama. Sebab yang mereka hadapi ialah debar kehidupan pada sela-sela mata senja. ©arcthena, 2O2O ⚠ all pics cr ; pinterest.
Tutti i diritti riservati
#248
shinryujin
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Patah Hati Paling Disengaja
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • REGATHAN [END]
  • »The Love Behind Secrets!
  •  Empathy (On-Going)
  • Savero Archandra || Haechan || END

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti