Orang bilang, judul dari sebuah cerita,puisi atau bahkan drama dapat mewakili dari kesemuanya. Iya, aku menuliskan Relung Waktu untuk mewakili semuanya. Tentang harapan,tentang impian,tentang doa, tentang cinta dan tentang semuanya yang selalu mengalir deras di penghujung waktu malam. Tentang perasaan seseorang ketika jatuh, bangkit dan terus berjalan. Relung Waktu mewakili perasaan dan pikiran yang terus saja mengalir ketika ia tak mau beristirahat. Ia selalu mengalir deras padahal ia sudah lelah seharian. Ia selalu mengalir deras padahal sekarang sudah waktunya untuk beristirahat. Ia selalu mengalir deras membuatku tak bisa segera menghampiri alam mimpiku. Relung waktu mewakili sesuatu yang gundah menjadi sedikit indah.
Toate drepturile rezervate