The Poet [ Completed ] ✔

The Poet [ Completed ] ✔

  • WpView
    LETTURE 6,824
  • WpVote
    Voti 947
  • WpPart
    Parti 35
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, mag 22, 2019
Pernah Menjadi Rank: #1 Kalimatku #2 Senandung #3 Gangguanjiwa #3 Kegilaan #5 Sufi #6 Larasati #10 Desa Dalam isak tangis, Larasati bersenandung: Inilah duniamu, wahai kekasihku! Darah cinta tak lagi mengalir, Air mata adalah lidahku. Derai tawa takkan pernah menggema disini, Lautan hatiku yang mengering diserap matahari duka. Engkau telah mengasingkan diri Di balik sekat-sekat awan kematian. Betapa engkau telah menjadikanku sang pujangga cinta, Di dalam sorot mataku ada tanda merah, Sekali memandang maka terbakarlah hatiku. Kesunyian adalah lambang hidupku, Keresahan adalah piaraan nasibku Dan mengapa engkau tersenyum di sana? Duhai, makhluk yang tak berkaki! Alangkah cerobohnya engkau mengepakan sayap-sayap kematian. Kebencian adalah satu kata untuk mendzikirmu, Seperti rembulan hatiku yang membenci gerhana. *** Oh angin yang melantunkan desiran kutuklah mereka yang mencampakan semua ini atas diri yang asing! Betapa hina hati yang enggan mengatas namakan cinta di atas cinta. Cintaku adalah maut yang mengerikan, sisa-sisa hidup di ambang penantian.
Tutti i diritti riservati
#16
gangguanjiwa
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • ALISHA (end)
  • Stres In Life
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • My Friend Is My Strength
  • save me
  • ALONE
  • BITCH
  • • EUTANASIA •
  • My Quuen is Bad Gril
  • KHALISA🖤

Kamu datang dalam kehidupan ku, membuat hati ini menumbuh kan benih-benih cinta, tapi kenapa ketika aku sudah mencintaimu kau malah pergi? Kau membiarkan hati ini mati tuk sementara bahkan mungkin tuk selamanya. Tapi kenapa? Kenapa kini kau datang lagi? Kau membuat hati ini kembali hidup, kau membuat cinta ini bersemi. Dan bodohnya aku menerimamu lagi, aku melupakan bagaimana susahnya menahan rindu akan dirimu. Dengan bodohnya aku melupakan bagaimana susahnya menghidupkan hatiku yang telah lama mati. Aku bahagia, aku senang dan aku takut. Takut, apakah kamu yang aku kenal dulu adalah orang yang sama yang sedang berdiri di depanku. Ketika matamu yang selalu meneduhkan bagiku menatap kedua mataku, dan ketika bibirmu mengucapkan kata-kata yang seakan menyengatku. Kini aku sadar, bahwa posisi ku dihatimu kini sudah tergantikan oleh orang lain sehingga aku hanyalah kenangan yang tak akan lama lagi akan hilang dari memori otakmu. Tapi kenapa? Kenapa meskipun aku tau bahwa aku hanyalah sebatas kenangan tapi hatiku tidak pernah melupakanmu?. Ini menyakitkan, ketika orang yang kau cintai mencintai yang lain dan kau tidak bisa melupakan dirinya, padahal kau tau bahwa ia adalah orang yang menyakitimu, ia adalah alasan kamu menangis setiap malam. Kenapa? Kenapa? Kenapa aku begitu mencintai mu??.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti