Guardian Angel ( Slow Update )

Guardian Angel ( Slow Update )

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 3, 2019
Mereka datang untuk membantu, disaat aku dan teman temanku membutuhkan bantuan, mereka selalu muncul tampa terduga. Mereka misterius. Pertama kali aku melihat mereka, saat aku baru saja sadar dari koma, salah satu dari mereka mendatangiku saat aku diserang sekelompok bandit. Disana ia memandangku dengan rindu, aku tak tahu itu hanya halusinasiku atau bukan, tapi aku yakin aku seperti mengetahui siapa dirinya. Ia selalu memakai topeng yang menutupi wajahnya terkecuali mata dan bibirnya. Sebuah jubah yang menutupi seluruh tubuhnya termasuk kepalanya yang tertutupi tudung. Guardian Angel. Itu sebutan kami untuk mereka. Akan tetapi pernah sekali mereka tak menolong ku, aku tak tahu alasannya. saat itu, sesuatu hampir membuatku terbunuh, tetapi 2 orang temanku yang belum ku percayai penuh menolongku. Mereka membuat sebuah pelindung yang melindungiku dari serangan itu. Ku perhatikan lebih teliti mereka saat mereka melindungiku. Bukan iris hazel yang kutemui dari mereka. Melainkan iris ruby dan hitam gelap, jadi selama ini mereka menyamar? "Aku tak tahu alasannya, tapi sesuatu mendorongku" ~Nicholas Lizdarian (Nicho) "Membantu adalah tugasku" ~Rosalina Alvirs (Rosa) "Janji tetaplah janji" ~Micella Faulkner (Milla)
All Rights Reserved
#23
guardian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelayan Sang Tuan
  • Soul Reaper [✔]
  • STALKER
  • OBSESSED
  • Dark Justice ✓
  • MY  Hot Bodyguard (PROSES REVISI)
  • AMBISI (END)
  • Dark Princess (End)
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • I'm a Criminal Baby

Next Story Saga Sesil Banyu Dirgantara & Davina Riley Davina Riley, harus membayar nyawa yang nyaris dan sudah dilayangkan oleh sang ayah, Jimi. Sebagai pelayan Dirga. *** "Davina Riley?" Mata gadis itu mengerjap-ngerjap, seolah menahan rasa kantuk yang mulai menyelimuti. Sebelum kemudian benar-benar tak berdaya dam membiarkan kegelapan mengambil alih, menjatuhkan kepala ke tanah. Dirga menoleh ke arah kaki kanan gadis itu yang masih merembeskan darah. "Kita hanya perlu membiarkannya. Tak akan menunggu lama sebelum dia mati kehabisan darah," ujar Clay, mengamati tangan Dirga yang sudah mengenakan sarung tangan. Tak perlu ada sidik jari yang akan merepotkan. "Dan ini daerah terpencil. Jejak kita akan hilang oleh hujan dan panas." Dirga terdiam. Sekali lagi menatap wajah gadis itu yang mulai pucat. "Dan ini akan menjadi kematian yang mudah untuknya," dengusnya kemudian. Kematian yang diberikan Jimi jelas tidak berjalan mudah untuknya. Bayaran ini terlalu mudah. "Lalu?" Dirga merogoh saku di balik jasnya dan mengeluskan sapu tangan berwarna biru lautnya. Menggunakan kain itu untuk membebat kaki gadis itu. Lalu menggendong tubuh mungil si gadis dan berkata pada Clay, "Panggil seseorang untuk mengeluarkan pelurunya." Clay bekerut kening. "Kau akan menyelamatkannya?" "Ya, aku harus menyelamatkannya lebih dulu sebelum memberinya dan ayahnya hukuman, kan?" Seringai tersungging di ujung bibir Dirga. "Aku butuh pembayaran yang lunas dan mahal."

More details
WpActionLinkContent Guidelines