Story cover for Diandra by EJ_Marioline
Diandra
  • WpView
    Reads 83,926
  • WpVote
    Votes 3,573
  • WpPart
    Parts 37
  • WpView
    Reads 83,926
  • WpVote
    Votes 3,573
  • WpPart
    Parts 37
Ongoing, First published Mar 15, 2019
Andai saja saat itu ia tidak ada disitu, pasti hidupnya akan tenang. Andai saja ia tidak menolong sepasang suami isteri yang hampir kecelakaan, mungkin saja perjodohan ini tidak akan pernah terjadi. Tapi apa boleh buat, takdir telah berkata demikian.

Setelah perjodohan itu terjadi, bukannya mendapat perlakuan yang baik dari calon suaminya, hidup Diandra justru dipenuhi dengan hinaan dan kata-kata kasar dari Angkasa Juliano, cowok tampan dan kaya raya yang akan menjadi suaminya kelak.

"Gausah masak, gue juga gak mau makan masakan lu. Jijik!" Ucap Angkasa sambil melenggang pergi.
"Siapa juga yang masakin kamu. Ini untuk aku kok." Balas Diandra santai dan datar.

Diandra tidak pernah mau menunjukan kesedihan dan sakit hatinya kepada siapapun. Dia akan sekuat tenaga menutupi semuanya, dan dia yakin, suatu saat nanti Angkasa akan berubah untuknya.
All Rights Reserved
Sign up to add Diandra to your library and receive updates
or
#188teen-romance
Content Guidelines
You may also like
Rainangkasa #2 [END] by AmandaPutri685
38 parts Complete
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
You may also like
Slide 1 of 10
Horibble Woman (END) cover
Bersemi Di Ujung Perpisahan cover
ANGKANA [ End ] cover
ANGKASA | Bad Husband [PROSES REVISI] cover
Rainangkasa #2 [END] cover
Angkasa Dan Agatha (Cinnga)  cover
Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END) cover
My Ice Prince  cover
Rainangkasa [TERBIT]✅ cover
ANGKASA [ #1 PWR Series ] cover

Horibble Woman (END)

31 parts Complete Mature

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]