Sang Pemeluk Rasa

Sang Pemeluk Rasa

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 1, 2019
Prolog Ketika aku tak dapat memiliki seseorang yang aku sayangi karena dia telah diambil yang memiliki raganya,aku hanya mampu diam dan berharap keajaiban datang pada ku hingga Tuhan baik padaku dan mengembalikan dia padaku,tapi nyatanya tidak semudah dan sesimpel itu. Yah mungkin Tuhan mengambilnya karena Dia cemburu,aku yang lebih sayang pada ciptaannya dan lebih dekat dibanding dengannya yang menciptakan makhluk,hingga Tuhan murka mengambilnya dari ku,sejak itu aku tak ingin terlalu mencintai pada makhluk nya dibanding dengannya,aku memutuskan untuk memperbaiki diriku dari yang sebelumnya sangat berantakan. Dion?adalah makhluk Tuhan paling manis aku mengenalnya sejak kecil,kami seumuran dari aku yang masih duduk ditaman kanak-kanak hingga aku masuk universitas kita gak pernah terpisahkan,sampai akhirnya Tuhan yang memanggilnya dan memisahkan dariku. Depresi?gila?kehilangan?yah aku sempat ingin bunuh diri ketika aku mendengar kabar bahwa dion kecelakaan hebat dan sampai pada akhirnya dia meninggal.rasanya nyawaku terbang begitu saja,dadaku terasa sesak,seakan tak ada udara yang bisa aku hirup hingga aku merasa sangat sesak yang teramat dalam. Tapi dari semua itu aku sadar,tidak ada yang sia-sia ketika Tuhan yang memberikan keputusan,mungkin itu menyakitkan bagiku,tapi dari itu semua,aku mendapat hikmah yang begitu indah,aku lebih mendekatkan diri pada-Nya dan sekarang aku berhijab,masyaallah bukan?tidak ada keputusan Tuhan yang salah,Dia tahu yang terbaik untuk ku. Dan inilah awal kisah hingga akhir kisahku yang bisa bersatu dengan dion,bersatu?bukankah dion sudah meninggal?baca ceritanya sampai selesai yang kuberi nama "SANG PEMELUK RASA". Dia yang sudah pergi masih mampu memberikan sebuah pelukan hangat tentang rasa cinta yang tak akan pernah pergi bahkan mati.
All Rights Reserved
#288
rasasakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You
  • TEOLOGI CINTA
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • UNSPOKEN, YET ALWAYS FELT [ ROMANSA REMAJA ISLAMI ]
  • Full Of Scratches
  • Jodoh Pandangan Pertama (Completed)
  • Restu Tuhan
  • AREEN [the Queen of Azriel]
  • Assalamualaikum Imamku

Ada yang bilang disaat kita menunggu kita akan mendapat yang kita mau. Tapi apa itu adalah sebuah fakta atau hanya hal manis yang di ucapkan kepada anak-anak? Ada yang bilang disaat kita tersenyum maka hati kita akan tersenyum juga, tapi apa itu hanya nasihat tersirat yang di ucapkan untuk anak kecil? "INI SEMUA SALAH LO RISS! KALAU SAJA HATI LO ADA RASA EMPATI, DIA GAK AKAN PERGI!!" Terkadang kalimat yang di ucapkan oleh manusia lebih mematikan daripada tusukan pedang di jantung. Kalimat yang terus menerus menghantui hari hari ku membuat ku kehilangan diriku sendiri. Kalimat yang membuat diri ku yang dulu hangat menjadi dingin tanpa ada senyuman tulus yang terukir di wajah ku. Aku yang terkadang berharap jika diri ku yang harusnya mati lebih dulu daripada harus hidup dengan beban yang terkadang aku gak mampu menahan nya. Semenjak aku yang di tinggal pergi oleh orang tua ku. Aku yang kehilangan sahabat terbaik ku yang aku baru menyadari jika ternyata dia merupakan cinta pertama. Aku juga wanita yang kehilangan kakak yang sebenarnya masih bisa aku pertahankan. Karena kalimat tadi, aku membuang semua nya! Aku kehilangan semuanya termasuk diri ku sendiri! Aku gak tau siapa diri ku! Hingga pria itu datang. Dia menyebalkan! Aku membenci nya! Namun kenapa disaat aku menyukainya aku kembali di hadapkan rasa kehilangan yang menanti. Apa hidupku hanya selalu harus kehilangan? Jika aku boleh egois bisa kah aku bersama pria itu? Atau aku hanya akan mati tragis tanpa merasakan cinta apapun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines