Possessive Boy

Possessive Boy

  • WpView
    LECTURAS 942
  • WpVote
    Votos 526
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 9, 2020
Sikap bodo amat yang dimiliki oleh Lily membuat seseorang semakin bingung. Perangai yang dimiliki Lily sangat jauh berbeda dengan kehidupan 'lalu'. Lantas seseorang di sana mengapa begitu tertarik dengan kehidupan Lily bahkan terlalu possessive yang notabene 'bukan siapa-siapa' Lily?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • CintaBumiAlam
  • Tetap Harus Bekerja Meski Terjebak Dalam Cerita Horor
  • Deja Vecu (THE END)
  • The Killer With Psycho [COMPLETED]
  • Aku Bukan Vellyne [END]
  • The Madman & The Doll//Si Gila dan Si Boneka
  • My Home
  • ARULA
  • The Price of Possession ✔ [Terbit]
  • ku rebut cinta nya dari mu (On Going)

Satu tetes darah mengalir dari pelipisnya bersamaan air matanya yang turun, dan hilang di belah bibir mungilnya itu. "Okay kulepaskan, jangan menangis cinta... Aku ada disini. Ah lihatlah kau jadi menghisap airmata dan darah mu sendiri cinta... Bagaimana jika ku bantu menyesapnya? Ide yang bagus bukan? Hahaha" Kemudian alam memajukan wajahnya, menatap lembut tepat di manik teduh lili yang dibalas sendu oleh sang pemilik manik teduh itu. Jatar semakin tipis, bahkan deru nafas mereka pun saling terdengar, alam memiringkan kepala dan menutup matanya perlahan. Lili yang melihat pergerakan alam pun hanya menggeleng kasar sembari menutup matanya kuat. Ia tak mau, jelas, ini sudah kelewatan. Dan, ia merasakan benda kenyal, basah dan manis itu menyentuh bibirnya, menyesap setiap incinya, rasa asin dari air mata dan darahnya tadi sudah hilang berganti dengan rasa manis. Entah dorongan dari mana lili membalas setiap pergerakan alam, bahkan tangannya kini tengah meremas lembut rambut alam, untuk menyalurkan bahwa ia juga menikmatinya. Tes Tes Tes Lili? Liliana? LILIANACINTA? HEI? LILI? LILI! "Hah?" Sebenarnya lili kenapa? Kalau kepo yuk langsung baca aja kelanjutannya^^ Cerita ini penuh teka teki jadiii use 'r brainn please^^

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido