Serpihan Cerita

Serpihan Cerita

  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mar 15, 2019
namaku Andi, 17 tahun. mama dan papa ku berpisah sejak aku lulus SD. saat ini aku dihadapkan pilihan tentang bagaimana aku untuk maju kedepan tanpa mereka atau berada diantara mereka. aku sadar mereka orang tua ku. tapi mereka sama sekali tak mau memperhatikan apa yang telah kubuat, apa yang telah kuraih, seolah mereka menganggap aku hanya kucing rumahan yang hanya diberi makan lalu ditinggalkan disini sebuah serpihan cerita tentang diriku yang ingin aku sampaikan kepada kalian, sebagai bentuk pelarian dari kisahku yang malang. kata dari mereka yang paling ku ingat adalah "kamu akan selalu menjadi anakku. namun dibalik kata tersebut tak mengandung makna apa-apa. atau mungkin aku ini seseorang yang tidak diharapkan oleh mereka? atau mungkin aku ini sebuah sampah dari mereka yang tak sengaja terbawa di dalam saku mereka hingga akhirnya mereka terpaksa untuk membawanya
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • mister jutek i miss u
  • Bertumpu
  • New Possessive Family
  • A R S E A N A
  • Antara aku dan dunia
  • Akankah Berbeda
  • Alisa's Story
  • 27 FEBRUARI
  • The Grey Of SAKARUNA
  • AKU ADALAH HUJAN

ini kisah gue kisah cewek biasa yang bekerja di salah satu cafe di jakarta yang selalu bikin masalah dan ceroboh gue biasa di panggil april atau prill sama temen temen gue yang bekerja di cafe itu umur gue sekarang baru 18 tahun dan gue udh putus sekolah semenjak gue udh kehilangan semuanya keluarga dan harta gue...tapi jangan sebur april kalau gue nga bisa bangkit....owgh iya sekarang gue tinggal di kos kosan putri yang tidak jauh dari tempat gue kerja....dan gue cma sendiri tinggal di jakarta bukan karna gue nga punya saudra atau apa ya gue punya saudara tapi semua pada jauh dan gue lebih suka hidup mandiri daripada hidup numpang sama orang meskipun itu keluarga gue sendiri

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan