Rasa Apa

Rasa Apa

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 18, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Sebuah Rasa Rasanya Kau dan Dia itu beda Iya beda, meski suka itu ada Tapi, Kau adalah sahabatku sedangkan Dia punya komitmen Setiap getaran ketika didekat kau atau dia itu beda Hatiku bergetar ketika didekatmu tapi seperti ada dinding yang membatasinya Sehingga desiran itu tidak ada hanya getaran saja Sedangkan didekatnya hati ku berdesir dan bergetar hebat Setiap hari itu pasti bertambah meski kadang terasa manis dan pahit Tapi aku tetap tak mempersalahkan itu Ini yang aku takutkan kau yang telah lama menungguku Tapi aku justru berpaling darimu dan memilih dia Ingin sekali aku melarangmu, mengaturmu, mengungkapkan semua mau ku Tapi aku sadar itu tak berhak bagiku Mungkin ini yang membuat dinding itu tetap kokoh Bukan rasa ini bertambah tapi malah berkurang karna hal itu Dinding itu akan terus ada meski kita tau isi hati satu sama lain Kau menyukaiku dan Aku pun menyukaimu Ya karna kau dan aku tidak memiliki hubungan lebih untuk mengisi hari - hari kita Hanya sekedar tertawa bersama tapi itu semua hambar oleh dinding pembatas yang ada Mungkin menurutmu serius itu lebih hambar dari tertawa bersama Tapi ada satu hal yang membuat ku ragu akan hal ini Rasa ini perlahan mulai memudar meski kau selalu membuatku tertawa karna loluconmu itu Ya karna aku akan tetap menerima kenyataan bahwa kau hanyalah Sahabatku
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • 𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃𝐙𝐎𝐍𝐄 𝟐 [𝐄𝐍𝐃]
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • Stain
  • dimana janji tersebut
  • One Night Stand
  • (✔) Save Me Please!!
  • My Diary
  • flashback~
  • MY WIFE IS MODEL

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines