Story cover for Matcha Latte by acaaaadinda
Matcha Latte
  • WpView
    Leituras 62
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 4
  • WpView
    Leituras 62
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 4
Em andamento, Primeira publicação em mar 15, 2019
Dipojok kafe Malioboro,dengan secangkir matcha latte sambil menikmati Senja yang membawamu pergi dengan kesan indah itu sudah menjadi bagian hidupku, ditambah lagi dengan alunan musik yang membuatku tuli akan kebisingan huru hara diluar sana. Terimakasih Tuhan, ciptaanmu sungguh baik kepadaku.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Matcha Latte à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#73galuh
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Senja dan Jingga  cover
SENJA JINGGA cover
Jingga dan Senja 2 [PROSES REVISI TANDA BACA] cover
Bidadari Terakhir cover
Jendela Rasa ✔ cover
ketika senja menyapa cover
LATTE : this is one for you [Completed] cover
About You Radit! (Selesai + Revisi) cover
Live , Laugh , Love cover
Love In A Coffee Shop [Bisa Baca Di Karyakarsa] cover

Senja dan Jingga

7 capítulos Em andamento

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?