HOLDING ON

HOLDING ON

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 4, 2019
Tentang kemarau, kemarau berjeda panjang yang membuat harapanku kian pupus. Bayang-bayang yang selalu membuatku semakin rapuh. Penantianku untuk mencari pengganti dia yang pergi, untuk apotek hati yang ku cari selama ini. Tentang hujan, aku sangat menyukai hujan. Juga tentang bau tanah setelah hujan, sejuk. Gumpalan awan hitam yang menjatuhkan rintik air, akhirnya menghadirkanmu jua. Membawamu masuk kedalam hidup gadis kaku, yang sering gagal dalam hal jatuh cinta. Yaitu aku. Tuhan, aku tau dia tak seindah yang dulu. Tapi tolong yang kali ini jangan diambil, jangan dibuat jauh dariku. Aku membutuhkannya sebagai insan yang membuatku mengerti apa itu artinya cukup dan mencukupkan tanpa ada yang merasa kurang. Dan tentangmu, pria berambut ikal dan berjambul. Berhidung mancung dan bermata tajam. Padamu, aku sangat-sangat berterimakasih. Terimakasih telah menetap diantara banyak kemungkinan-kemungkinan lain yang mungkin hanya mencoba untuk berkunjung. Aku tidak pandai merangkai kata menjadi kalimat. Tapi kau hanya perlu tau satu hal, bahwa aku mencintaimu! Sudah itu saja, aku tak ingin berlama-lama. Terimakasih. -Mayra Mutiara Selian
All Rights Reserved
#147
putihabuabu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • EPIPHANY
  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • Ali Arkhan
  • MAURAKA [Completed]
  • Zenna Story
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Still You [END]
  • DRABIA [END]

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines