~Berjalan Bersamamu~

~Berjalan Bersamamu~

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 11, 2019
memang pahit tapi suatu saat mungkin akan terasa sedikit manis 'Assalamualaikum Melta.....' Yang dipanggil hanya terdiam kaku menatap pria yang sudah lama ingin ditemuinya 'Kalau dipikir-pikir, atas izin allah saat ini aku sudah mencintaimu, Melta permatsari... Kau lah wanita yang telah allah tetap kan untuk menjadi seorang yang mendampingi hidup ku dan menjadi ibu dari anak-anakku....' Pria itu lalu berjalan mendekati Melta dan mengusap air matanya yang sudah mengalir turun. 'Allah lah yang mempersatukan kita dan allah pun yang akan memisahkan kita' Mendengar itu tangis Melta pecah dan mendekap pria didepannya yang tak lain telah berstatus sebagai Imamnya.
All Rights Reserved
#241
coffe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • SERIBU HADITS✓
  • cinta yang terlambat
  • Aku Dan Sebuah Do'a (Sudah Terbit)
  • Bidadari Senjaku
  • Menjaga Cahaya
  • Pahala Surgaku✓
  • Imamku
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]

"Pagi hari makan kurma, duduk menanam tanaman tetangga, hari-hari cuci mata, liat babang tampan anak tetangga." "Koleksi bujang fiksi gue banyak, bias gue cakep-cakep. Tapi, sekalinya gue jatuh cinta sama manusia real life, kayak anak tetangga depan rumah--MALAH GA BISA DI GAPAI, BJIIIR!" -Syafia Bulan Fakhira- *** "Sialan lo Alfan! Padahal lo cuman balikin sandal gue. Tapi efeknya, hati gue kek ada kembang-kembangnya, bjiir. Asemlah! Gue jadi mual saking senengnya." *** Ceritanya seperti ini, hanya membahas perasaan kagum Syafia pada tetangga depan rumahnya. Tidak ada yang istimewa sebenarnya dari kisah ini. Ia hanya gadis tomboy yang mendambakan sosok Alfan menjadi list dari takdirnya sebagai imam yang menyempurnakan agamanya. Itu saja Namun, ketika hal itu di wujudkan. Syafia merasa takdir tengah bergurau padanya. Mencintai--mencoba di cintai--melepaskan--keikhlasan. Itu menjadi jalur Syafia menjemput takdirnya. Meski, kebahagian dengan Alfan hanya menjadi kenangan semata. *** Syafia menghela nafas kembali sebelum berkata dengan menatap langsung netra Alfan dengan ekspresi menelisik penuh kembimbangan. "Gue ragu, gue rasa. Gue nggak pantes sama lo, Fan." *** Note: COVER BARUUU Start: 24 Januari 2025 Finish: 30 Desember 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines