She For Me✔

She For Me✔

  • WpView
    Reads 545
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 27, 2019
Status adalah perbedaan kita. Tapi, asal kamu tahu ... takdirlah yang mempersatukan kita. Rintangan terdaftar di depan mata dengan rapi. Kadang waktu ingin kita menyerah. Namun, itu hal yang sulit untuk diterima. Kita ingin bersama. Tapi, apalah daya, kita hanya mahkluk yang diatur. Kita menjalani dunia yang penuh skenario. Tanpa kita ketahui akhirnya akan bahagia atau berujung menyakitkan. Aku ingin membuat kontrak dengan Tuhan. Aku ingin memohon pada-Nya, jika ia ingin mengambilmu, buatlah diriku benar-benar ikhlas terlebih dahulu untuk melepasmu. Cover by @Pranindita @Greelsya Openlah karyaku 😘
All Rights Reserved
#872
bersama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • Till I Meet You
  • Shadow That Fades
  • RUMAH SINGGAH
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • FIZYA
  • ALONE
  • ILY Alfarel [Terbit]
  • Can Be With Love ✅
  • Karena Kamu Rumahnya
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines