AMERTA
  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 5, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Sejak kecil, manusia hanya diajarkan untuk mengingat hal-hal yang ada di sekitarnya, hingga lupa bahwa terkadang melupakan juga menjadi hal yang penting untuk dilakukan manusia dalam kehidupannya. Melupakan menjadi PR langganan manusia yang hidupnya tengah berjuang untuk keluar dari bayang-bayang rasa sakit yang pernah dialaminya. Sayangnya, hanya sebagian kecil manusia di dunia ini yang akhirnya mampu pulih dan berhasil melewatinya. Sisanya? Ya mereka harus rela berbagi pikiran dengan pahitnya kenangan yang sewaktu-waktu dapat melintas begitu saja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Aku Yang Tidak Diinginkan
  • SECRET OF JACKSON
  • Cerita Tentang Kita
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Destiny.
  • Noda dalam Cinta
  • [END] When the Stars are Tired

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

More details
WpActionLinkContent Guidelines