Kami tak ingin Pacaran

Kami tak ingin Pacaran

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 16, 2019
Di Hari yang sangat Cerah Kami Sekelass Awalnya Aku Tidak Ada rasa apapun Dan Sahabat ku Yg bernama Mely dia sepertinya Mulai Menyukai nyaa tetapii itu pun tak lama ia langsung tak menyukainya lagii dan aneh nyaa aku ?aku? aku yang menyukai diaa dia itu siapaa? dia adalah orang yg paling baik di kelas dia soleh setiap hari aku melihat dia membaca al quran solat duha setiap hari disaan jam istirahatt dan itulah yg membuat ku kagumm akan diaa aku merasa aneh ajaa gitu karena dulu itu aku sangat kurang suka aja gituu ehh disaan sahabatku move on tiba tiba aku yg suka sama diaa tetapi,,, Aku Sudah Berjanji Sama Allah bahwa aku tak akan lagi pacaran.. dan aku pun tau Pacaran itu adalah hal yg paling buruk.. jadiii ..... aku Hanya Sekedar Menyukai nya sajaa dan ternyataa ???? Niat Ku dengan Niatnya samaaa dia sudah memutuskan untuk tidak pacaran .... disituu aku hanya menunggu sampai kami sudah besarr jika kami berjodoh Allah memberi jalan nya untuk kmi bisa bertemu dan aku percaya jika aku terus mengejar nya maka allah akan menjauhkan kamii ya allah di bulan bulan ini ku mohon lupakan dia di pikiran kuu agar aku bisa konsen belajarr agar kmi cuman hanya sekedar berteman sajaa jika kmi berjodoh maka dekatkan lahhhh dan jika tidak jauhkanlah ya allahh pesan untuk diahh Semoga kamu tetap istiqomahh dan jangan kembali menjadi lebih burukkk..m
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perjalanan Cintaku...
  • Sacrifice Of Love
  • You are in my past and my future [END]
  • TANGISAN TERAKHIR
  • Eysha Love Story'
  • kau bukan rumah
  • N O R A [on going]
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • HATI💔 YANG TERPILIH

Lika liku perjalanan hidup memang tidak ada yang tau, dan setiap perjalanan pasti kita menemukan jenis orang yang berbeda-beda. Seseorang hadir di kehidupan kita, ada yang singgah menjadi pelajaran hidup dan ada yang singgah lalu menetap, lalu di katakan itu lah teman hidup. Siapa yang tau, akan seperti apa, siapa dan bagaimana pasangan hidup kita. Itu semua sudah di atur oleh Tuhan yang Maha kuasa. Tidak ada manusia yang tak pernah berharap lalu dipatahkan oleh harapannya karna iya lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berharap itu hanya kepada tuhan. Berdoa lah dan berharap lah kepada Tuhan jika tidak ingin merasakan sakitnya kekecewaan. ya... aku pernah merasakan itu, kebahagiaan yang hanya sementara. ketika itu aku saat bahagia dengan hadirnya seseorang yang membuat hari ku lebih berwarna. sampai-sampai aku lupa bahwa kebahagiaan didunia ini tidak ada yang abadi. dan pada akhirnya datang lah kekecewaan itu kepadaku , yang membuat hari ku seketika berubah menjadi keterpurukan. ya... aku sadar itu salah ku karna terlalu bergantung dan menaruh harapan yang sangat besar kepada manusia. seperti sebuah tamparan yang tak ada obat nya saat itu. sakit? ya... sakit sekali. dari situlah aq mulai di sadarkan bahwa berharap kepada manusia itu hanyalah awal dari kekecewaan . libatkan lah Tuhan mu dalam hal apa pun maka kamu tidak akan di kecewakan. hingga beberapa bulan aku mulai bangkit dan memulai kisah baru dengan lebih berhati-hati dalam menaruh hati. Kisah ini adalah pengalaman hidup ku yang ingin aku bagikan lewat tulisan ku agar semua orang dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines