Senja yang (tak) kembali

Senja yang (tak) kembali

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 28, 2020
Saat hati rapuh, bagaimana cara untuk menguatkannya? Saat hati kosong, apa yang dapat dilakukannya? Bukankah cinta menjadi salah satu alasan terbesar yang paling banyak digunakan perasaan manusia. Kisah ini diangkat dari cerita nyata si penulis, tentang kisah percintaannya. Kisah ini menceritakan tentang seorang perempuan biasa yang memiliki cinta yang luar biasa. Banyak cinta yang sudah ia tolak, terlalu banyak pengabaian dia lakukan terhadap cinta yang datang, hanya karna demi sebuah perasaan yang telah lama ditinggalkan. Tentang cintanya yang terbawa oleh lelaki yang saat ini menjadi alasannya untuk tidak mencintai orang lain. Tentang perasaannya yang hingga saat ini masih tertaut kepada seorang lelaki. Mereka terpisah beberapa tahun, namun perasaan mereka masih kuat. Pertemuan beberapa waktu lalu membawa mereka kembali ke masa itu, masa yang membuat dua insan manusia melupakan tentang kesedihan. Akankah mereka kembali saling memberi kasih? Atau hanya berbalik meninggalkan lalu saling melupakan? Senja yang (tak) kembali
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bleeding Lady [completed]
  • YOU IN MY MEMORY (Completed)
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Secret Admirer
  • Regrets of Love
  • SYAKILA
  • "𝗨𝘀𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗞𝗮𝘁𝗮"

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines