Harapanmu Tak Salah

Harapanmu Tak Salah

  • WpView
    Membaca 32
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 15, 2019
Waktu terus bergulir, kenangan masih terukir, tahun silih berganti, ingatan tentangnya kian tersingkir. Tahun ke tahun, keinginan Syafna untuk segera melupakan rasa sakitnya akan harapan yang ia bangun sendiri ternyata tak semudah itu. Diam-diam ia masih mencari tahu, sekian lama tetap begitu. Tidak ada perubahan yang terjadi, perlahan-lahan kini ia mulai menyadari. "Yang pergi, ketika kembali takkan sama lagi". Celetuk Tari sahabatnya yang seketika membangunkan lamunan Syafna sedari tadi. Aku mengangkat kepala malas sambil menoleh kebelakang, melihat siapa yang berbicara. Kemudian melanjutkan lamunan dengan kedua tangan terlipat diatas meja untuk menopang daguku kembali. Sambil berkata, "Lalu, aku salah berharap?" dengan wajah yang masih menatap jendela tanpa menoleh lagi. "Hm.. tidak ada yang salah ketika kamu berharap na, tapi..." Dila menimpali. Karena takut perkataan Tari sebelumnya menyakitinya. Sehingga Dila yang diam di tengah obrolan mulai angkat bicara. Melirik sebentar, dan kembali menatap jendela, "Tapi apa, Dil?". Entah kenapa, aku masih saja betah berlama-lama menatap jendela dengan posisi duduk yang tak berubah. Melihat jalan dengan keramaian kendaraan dan orang yang berlalu lalang, tetapi tidak dengan keadaan hatiku yang mungkin setengah hilang. Aku berharap saat ini dan seterusnya bisa bangkit kembali dengan hati yang lapang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#506
terluka
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sepasang Luka Merajut Asa [END]
  • Entwined by fate || BXB
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • tentang sebuah rasa
  • Perjalanan Cintaku...
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Antara Teman dan Teman Hidup

Kehidupan memang tak ada yang pernah tau, semua takdir adalah misteri dan semua misteri adalah harapan yang terus diusahakan untuk terjadi. Seperti halnya dengan Risya dan Raka, kisah mereka yang penuh dengan ketidakberdayaan, dipisahkan dari semua pihak yang ingin merenggut kebahagiaan, bahkan hampir merelakan satu sama lain karena suatu alasan. Tetapi kisah mereka tak selemah apa yang dibayangkan. Meski dengan darah, keringat dan air mata. Cinta mereka tetap kokoh walaupun berada di dua dimensi yang berbeda. Asa demi asa tak pernah putus disampaikan pada Tuhannya, hingga Tuhan pun luluh akan besarnya harapan mereka. Tuhan merestui mereka sekali lagi, kalaupun memang akan terpisah lagi, mereka sudah mengingat dengan jelas arah jalan untuk kembali. - - __________________ " Itu hanyalah sepenggal tragedi yang terjadi pada sahabatku Azka sewaktu kecil. Aku sangat prihatin dengan apa yang dialaminya 17 tahun yang lalu. Semua orang tau kejadian pengebom-an diperumahan elit Griya di Jakarta itu, karena sampai sekarang belum ditemukan titik terang motif dari kejadian itu. Tapi ini bukan kisah Azka dan aku. Ini kisahku dengan Raka. Raka Putra Mahfuzh." - - "Jangan tinggalkan aku, aku mohon....aku...ak..aku tak bisa seperti ini, kamu adalah alasan aku untuk terus hidup" - RAKA - "Aku mengantuk, aku tidur dulu, nanti bangunkan aku" - RISYA "Jika bisa" Ucap Risya lagi dengan nada yang sudah hampir tak terdengar. Kemudian ia memejamkan matanya ____________________ (13+) - Tamat - Alur Maju-Mundur - Konflik yang disajikan sangat rumit dan pelik - Siapkan Tisu dan selamat menebak alurnya (Nb: Semakin banyak Vote dan Komen dari kalian, semakin cepet di update)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan