Gus Killer (Proses Terbit)

Gus Killer (Proses Terbit)

  • WpView
    LECTURES 109,540
  • WpVote
    Votes 1,504
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., juil. 12, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[Sequel dari Pacar Halal] Romans-spiritual ✓Cek akun 'UswahH' untuk baca part 1-23 (Gus Killer) ✓part 24-ending telah di hapus di akun ini karena di terbitkan ✓Dalam versi cetak akan ada tambahan 5 part Awalnya kehidupan Ana di pesantren baik-baik saja. Namun tidak setelah ia bertemu dengan seorang pria dewasa saat ia akan mengambil pakaiannya yang hampir basah di jemuran pesantrennya. Setelah pertemuan itu, berbagai masalah malah semakin berdatangan menimpa sang gadis. Mulai dari adanya seorang santri putra yang mengiriminya surat, lalu di fitnah, di hina. Apa jadinya jika seorang Gus yang terkenal dengan sosoknya yang paham ilmu agama, mengetahui semua hukum, dia dengan beraninya melecehkan Ana di pinggir jalan? Menciumnya dan memeluknya? Tanpa ada kata ikatan sakral yang di sebut pernikahan? Lantas, apa pula yang menyebabkan pria itu dengan beraninya melakukan hal demikian?
Tous Droits Réservés
#897
pengorbanan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 𝐃𝐢𝐚 𝐆𝐮𝐬𝐤𝐮!
  • Syaqila Fatimah
  • Assalamualaikum, Gus ✔ [Terbit]
  • Melawan Takdir (Tamat)
  • The Hidden [SUDAH TERBIT]
  • SANTRI PILIHAN ABAH YAI
  • Saranghaeyo, Gus Tampan [TELAH TERBIT]
  • GARMINE
  • Our Secret [SUDAH TERBIT]
  • My Destiny With You [END]

UDAH SHOLAT? UDAH BACA QUR'AN? KALO BELUM, SHOLAT DAN BACA QUR'AN DULU GIH. اللّهم صل على سيدنا محمد وعلى اٰل سيدنا محمد __________________________________ Berawal dari masuknya seorang gadis dalam suatu pesantren. Fairuz Faizah Faihanah, gadis remaja nakal yang selalu membuat onar di sekolahnya. akibat ulahnya dia harus berulangkali keluar masuk ruang BK, tapi dia tak menggubrisnya. orang tuanya pun sudah tak sanggup lagi harus menasehatinya dengan cara apalagi. Hingga mereka memutuskan untuk memasukkan putrinya itu disebuah pesantren milik sahabatnya. ~Alghaisan Farhan Thabrani "Bagaimana pun caramu memperjuangkanku, aku tak akan pernah peduli akan hal itu." ~Fairuz Faizah Faihanah "Sedingin apapun sikapmu padaku, aku akan tetap memperjuangkanmu." ________________________________ By fdlhkhrnnsa73

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu