Don't Leave Me

Don't Leave Me

  • WpView
    Reads 404
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 2, 2019
Hera dan Khe adalah dua gadis kesepian yang dipertautkan dalam ikatan persahabatan. Baik Hera maupun Khe, tak pernah menampilkan sisi rapuhnya pada siapa pun kecuali di hadapan Tuhannya. Tak ada yang tahu siapa Hera sebenarnya, bagaimana silsilah keluarganya. Bahkan pada Khe, ia tak pernah bercerita. Begitu pula Khe. Menutup rapat soal jati dirinya. "Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Sepandai-pandainya manusia menyembunyikan rahasia, pasti akan terendus juga." Apa yang akan terjadi seandainya Hera mengetahui siapa Khe sebenarnya? Apakah ia masih akan menerima Khe atau justru meninggalkannya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pertemuan Kedua : Kali Ini Haruskah Jadi Kita?
  • IMPIAN YANG LENYAP
  • Antara Dua Dunia
  • KEKASIH KECILKU [TAHAP REVISI]
  • Hope Was My Mistake
  • Possesive Playboy
  • MY COLD HEARTED MAN
  • TEMAN?
  • Magnolia ; (On going)

Dulu, mereka nyaris jadi segalanya-tanpa pernah benar-benar memiliki apa-apa. Kenzo Gerhana Xander: pria tampan, kaya raya, dan dikenal sebagai badboy berdarah dingin yang tak pernah percaya cinta. Tapi entah kenapa, dia tunduk pada satu perempuan-bukan karena kelembutan, tapi karena galaknya yang justru menantang. Alesha Agatha : cantik, tajam, dan tak suka basa-basi. Dia bukan tipikal cewek yang mudah jatuh hati-kecuali pada satu pria menyebalkan yang entah kenapa berhasil membuatnya membuka sedikit celah di hati. Namun, hubungan tanpa status hanya mengantarkan mereka pada dua hal : luka dan keasingan. Tanpa penjelasan. Tanpa perpisahan yang layak. Mereka memilih menjauh-seperti dua orang asing yang tak pernah saling kenal. Hingga sebuah pertemuan keluarga mempertemukan mereka lagi... dengan satu kabar mengejutkan: mereka akan dijodohkan. Kini, dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai, luka yang belum sembuh, dan ego yang masih tinggi-akankah mereka kembali saling memilih? Atau... pertemuan kedua ini hanya akan membuka luka yang sudah lama dikubur? "Karena yang tak pernah jadi, selalu meninggalkan tanya-dan pertemuan kedua, tak pernah sesederhana itu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines