CheDav

CheDav

  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 26, 2019
"kenapa si lo dingin banget?" Pertanyaan yang selalu Chelsea dengar dari semua orang. "Andaikan kalian semua tau apa alesan gue jadi dingin kek begini itu apa, pasti kalian semua bakal ngerti. Tapi sampai saat ini gue belum bisa kasih tau alesan itu ke kalian semua.Gue belum sanggup!" Batin Chelsea sambil meneteskan air mata di balkon kamarnya. "Kenapa gue harus ngalamin ini semua? Jujur, gue gak kuat! Sakit! Bener benar sakit! Kenapa dunia gue jadi hampa? Kenapa semuanya berubah? Ayah, chelsea butuh ayah" Lirih Chelsea yang sangat sangat terpuruk dengan keadaannya sekarang. "Tuhan, tolong berikan chelsea kekuatan. Gue yakin ini semua akan berakhir! Lo harus jadi diri lo yang dulu chel, gue gak sanggup liat lo yang terus terusan kek gini, terpuruk dikehidupan yang nyata." Batin seseorang yang berada di ambang pintu kamar Chelsea.
All Rights Reserved
#425
mostwanted
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • ALYA (END)
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • COLD GIRLS OR BAD GIRLS
  • NOVIHAN [SELESAI]
  • Queen (End)
  • Key'vin [COMPLETED] �✅
  • Struggle
  • Still You
  • Impossible

ICE BOY SUDAH TERBIT DAN ADA DI SELURUH GRAMEDIA Unpublik ya critanya. Part bnyk yg di apus. "Lo udah sayang belum sama gue?" tandas Lea membuat Aldi terkejut. Karena Aldi diam saja Lea pun memilih mengalah. Sudah dikatakan bukan tidak ada ruang untuk dirinya dihati kecil Aldi. Memang benar. Tidak ada ruang sedikitpun untuk dirinya dihati kecil Aldi. "Yaudah kalo lo belum sayang sama gue sekarang, besok gue tanya lagi deh. Siapa tau lo kerasukan jin tomang terus lo ngomong sayang lea, ah senangnya" ucap lea yang membuat aldi melongo mendengarnya. "Lo gila ya?" ucap aldi heran dengan tingkah perempuan didepannya ini. Tadi lea berbicara bijak dan sekarang lihat lah otak lea mulai kembali gesrek. "Gila Karena lo!" jawab lea sambil tersenyum lebar. "Lo sinting!" ucap aldi membuat lea mengedikan bahunya tak peduli. "Sinting karena lo" jawab lea santai lalu lea berjalan meninggalkan aldi. Ini menceritakan tentang Lea yang giat berjuang untuk mencairkan dinginnya hati Aldi yang tidak dapat disentuh. Bagi Lea makian dan bullyan adalah hal yang sudah sangat biasa diterimanya. Bahkan urat malunya sudah putus, yang ada dibenaknya adalah 'Aldi milik Lea'.

More details
WpActionLinkContent Guidelines