Seruni Mawar Merah

Seruni Mawar Merah

  • WpView
    LECTURES 180
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., déc. 16, 2019
#4 dalam kategori DuaDunia (9/6/2019) #6 dalam kategori Malaysia (9/6/2019) #7 dalam kategori Wisata (9/6/2019) . [UPDATE SETIAP RABU] Syafira Wafiq Arrahma, untuk pertama kalinya menginjakkan kaki bukan di negerinya sendiri. Negeri Jiran telah menjadi saksi bisu cintanya kepada kepala sekolah dan muridnya yang menjadi ketua geng. Akankah perbedaan derajat dapat membuat Bahar mempertahankan Rahma disisinya? Ataukah cinta tulus Sufi yang dapat memenangkan hati Rahma? Petualangan gadis 21 tahun yang diambil dari kisah nyata. Pengorbanan seorang guru, bertahan hidup di negeri orang lain, dan rasa saat menemukan cinta pertama. "Apa yang kau pilih saat kau dihadapkan pada rasa karena harta atau rasa cinta tapi seluruh dunia menentangmu?"
Tous Droits Réservés
#201
diary
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Takdirku ✓
  • Have A Crush On You
  • Sinking, Yet Saved
  • Risalah Untuk Sanliurfa
  • HAFSHA - Ketika takdir menggoreskan luka [Terbit] ✔️
  • Cinta Neng Zulfa

📖 Berlabuh di Takdir-Nya oleh - rn Muhammad Fahri Al-Ghifari tak pernah menyangka, jalan hijrahnya yang teguh bisa terguncang oleh satu perasaan yang datang perlahan-tanpa suara, tanpa aba-aba. Ia bukan sedang mencari cinta. Tapi sebuah mimpi, sejuk dan jelas, membuatnya mulai bertanya: "Apakah rasa ini bagian dari petunjuk... atau hanya lintasan hati?" Zeyana Maheera, gadis tenang dan kuat yang memilih berhijrah di usia muda, memegang prinsip meski berada di rumah yang tak sejalan. Di luar, ia terlihat tegar. Tapi malam-malamnya dipenuhi sujud yang meminta kekuatan untuk tetap bertahan, meski sering merasa sendirian. Ketika dua jiwa yang sedang bertumbuh di jalan Allah dipertemukan dalam sunyi, dalam perenungan, dan dalam doa yang saling menguatkan, mereka pun belajar bahwa cinta yang suci bukan datang karena ingin, tapi karena Allah mengizinkan. Sebuah kisah hijrah, keteguhan, dan cinta yang bernaung dalam iman. Karena cinta terbaik, bukan yang paling cepat datang. Tapi yang paling sabar menunggu. Dan jika Allah telah menetapkan, tak ada yang bisa menghalangi. Cinta itu akan berlabuh... di Takdir-Nya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu