Story cover for Altyan by Fairydencia
Altyan
  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Mar 16, 2019
Rezeki, jodoh, dan maut semuanya telah di atur oleh yang maha kuasa.
Begitupun seperti pertemuan dan perpisahan.
Ini adalah kisah dimana aku benar-benar merasa di cintai seutuhnya oleh seorang laki-laki bernama Rian.
Namun, setelah itu aku benar-benar merasa dijatuhkan dari langit ke-7 oleh laki-laki brengsek itu.
Rasa benci dan trauma ku dalam hal percintaan benar-benar membludak, sampai pada akhirnya aku kenal dengan seorang laki-laki bernama Andra, ya! Dia laki-laki playboy yang senang bermain-main dengan banyak perempuan.
Tapi Siapa sangka? setelah apa yang telah ku lalui dari semua kejadian busuk itu, Aku di pertemukan lagi oleh laki-laki yang memiliki cara tersendiri untuk mencintai wanita seperti ku.
Dia laki-laki yang benar-benar mengerti dengan keadaanku,
Laki-laki yang benar-benar mencintaiku dengan tulus,
Laki-laki yang menjadikanku diri sendiri tanpa harus menjadi orang lain untuk dicintai.
Dia adalah Altyan, seorang laki-laki Bandung yang datang begitu saja di kehidupanku sejak saat itu hingga sekarang.
Terpisahkan oleh jarak, bukan menjadi halangan untuk kami dalam menjalin hubungan.
Berjuang dan berjuang dalam hubungan ini,
Itu prinsip kami.






Tertanda,
Dencia
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Altyan ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
TEOLOGI CINTA oleh AliAspandi
30 bab Lengkap Dewasa
Memilih jodoh tak seperti melempar dadu. Aku sudah super hati-hati, ketika akan memutuskan Ghani menjadi suamiku. Tetapi Tuhan punya rencana lain. Ketika Ghani dalam keadaan tak berdaya, koma dan amnesia. Aku jadi berpikir ulang. Semakin tak tega untuk mencampakkan begitu saja. Aku tak tahu, apa ini cinta atau bukan. Yang jelas rasa itu hadir mengikat hatiku. Ghani bagiku saat ini tak lagi seperti pakaian. Jika tak cocok, aku mengganti yang lain.Bahkan, hari demi hari aku tak ingin jauh darinya. Aku tak ingin sewaktu-waktu jika ia dipanggil-Nya, aku luput dari sisinya. Terkadang aku tak mengerti banyak hal tentang diriku sendiri saat ini. Sejak Ghani bernasib naas, aku merasa berdosa besar dan sulit untuk memaafkan diriku atas niat burukku dulu pernah menuntutnya bercerai. Kini, justru sebaliknya, aku seperti telah jatuh cinta untuk kedua kalinya, tanpa syarat, sampai tertawan, hingga berserah tanpa bisa melawan. Aku mengizinkan hatiku mengalir bersama keterbatasannya, tanpa alasan jelas, bahkan cenderung absurd. Ada rasa kasihan dan iba yang luar biasa. Seperti gaya percintaan kakek nenek yang telah menua dan renta. Terkadang kuberpikir apakah hubungan suami istri seperti ini yang ideal? Tak mudah lekang oleh pancaroba. Dibanding yang didasari hitungan untung-rugi dengan mengatasnamakan cinta? Yang tak kumengerti sampai saat ini, mengapa aku semakin takut kehilangan Ghani? Sampai aku tak mampu lagi mengindetifikasi perasaanku ke Ghani, apakah aku mencintai atau mengasihani?
You are in my past and my future [END] oleh HilyaAlyaqolbiyah
115 bab Bersambung
Terkadang apa yang kita lihat di kenyataan yang ada di depan kita belum tentu itu sama seperti masa lalu kita yang masih tersembunyi entah pada siapa. ~jika aku memang bukan berasal dari keluarga ini maka tolong lepas lah aku karena aku butuh waktu untuk menerima kenyataan yang selama ini tersembunyi~tiara andini dirgantara ~orang yang selama ini ku benci ternyata dia yang selalu rela melakukan apa pun demi aku, aku telat menyadarinya hingga saat itu ia akan menghilang selama nya tetapi keajaiban tuhan lah yang memberikan dia keselamatan dan itu seperti tamparan atau perintah bagi ku untuk meminta maaf kepadanya~lyodra ginting dirgantara ~akhirnya aku menemukan mu setelah sekian lama ku selalu mencari mu hingga akhirnya aku bisa memiliki mu, kau bukan lah masa lalu yang ku sesali tapi kau masa lalu yang ku syukuri~anrez adelio revangga ~aku mencintai nya tapi dia tak mencintai ku dan aku tak menyadari bahwa sebenar nya ada yang mengejarku dengan tulus hingga akhirnya dia menyerah dan aku lah yang mengejarnya sekarang, memang benar penyesalan selalu datang di akhir ~riza syah aditama ~kau bukan hanya masa lalu tapi masa depan ku juga~Anrez & Tiara Hallo semua nya 👋🏻👋🏻👋🏻 Wah cerita baru lagi nih buat kalian, Kira kira bakalan ada konflik apa ya? Terus bakalan kaya apa sih ceritanya? kalian ada yang penasaran gak? Kalau ada kalian langsung aja baca dan jangan lupa tinggalin jejak kalian ya disini berupa vote, coment, masukan ke reading list kalian dan jangan lupa juga follow akun ini ya. #anreztiara #tiaraanrez #lyodrariza #rizalyodra #rizatiara #anakangkat #benci #menyesal #sedih #kehilangan #bahagia Selamat membaca semuanya 🤗
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
TEOLOGI CINTA cover
BEST OF US - TERBIT CETAK cover
Kamu dan Negara S1 [SELESAI] cover
RIBET - [ SELESAI ]. cover
PAIN (TERBIT) ✔ cover
You are in my past and my future [END] cover
MAS ! cover
Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu  cover
Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan cover

TEOLOGI CINTA

30 bab Lengkap Dewasa

Memilih jodoh tak seperti melempar dadu. Aku sudah super hati-hati, ketika akan memutuskan Ghani menjadi suamiku. Tetapi Tuhan punya rencana lain. Ketika Ghani dalam keadaan tak berdaya, koma dan amnesia. Aku jadi berpikir ulang. Semakin tak tega untuk mencampakkan begitu saja. Aku tak tahu, apa ini cinta atau bukan. Yang jelas rasa itu hadir mengikat hatiku. Ghani bagiku saat ini tak lagi seperti pakaian. Jika tak cocok, aku mengganti yang lain.Bahkan, hari demi hari aku tak ingin jauh darinya. Aku tak ingin sewaktu-waktu jika ia dipanggil-Nya, aku luput dari sisinya. Terkadang aku tak mengerti banyak hal tentang diriku sendiri saat ini. Sejak Ghani bernasib naas, aku merasa berdosa besar dan sulit untuk memaafkan diriku atas niat burukku dulu pernah menuntutnya bercerai. Kini, justru sebaliknya, aku seperti telah jatuh cinta untuk kedua kalinya, tanpa syarat, sampai tertawan, hingga berserah tanpa bisa melawan. Aku mengizinkan hatiku mengalir bersama keterbatasannya, tanpa alasan jelas, bahkan cenderung absurd. Ada rasa kasihan dan iba yang luar biasa. Seperti gaya percintaan kakek nenek yang telah menua dan renta. Terkadang kuberpikir apakah hubungan suami istri seperti ini yang ideal? Tak mudah lekang oleh pancaroba. Dibanding yang didasari hitungan untung-rugi dengan mengatasnamakan cinta? Yang tak kumengerti sampai saat ini, mengapa aku semakin takut kehilangan Ghani? Sampai aku tak mampu lagi mengindetifikasi perasaanku ke Ghani, apakah aku mencintai atau mengasihani?