We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A2 (ALVIN ALVA 2)

A2 (ALVIN ALVA 2)

  • WpView
    Reads 712
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
SLOW UPDATE Alva "Aku sudah melepaskanmu. Apapun yang terjadi dulu, itu hanya sekedar masa lalu. Kamu sudah berhasil menggoreskan luka dan kekecewaan. Diantara aku dan kamu sudah selesai. Tidak ada lagi kata KITA" Alvin "Terkadang kita harus mengalah demi kebahagian orang yang kita sayang. Dan biarlah kuberhayal tinggi disaat ku merindukanmu. Kamu menyiksaku disini. Dalam rasa bersalah yang kini membunuhku secara perlahan. Kamu selalu menghindar dari aku yang selalu mencoba ungkapkan semua lewat tatap mata ini. Maafmu memang tak pernah pantas untukku. Kamu menghukum hati ini yang dulu kamu yakini takkan kecewakanmu. Kau memutuskan untuk pergi" Reynand "Jangan pernah kamu menyia-nyiakanmu seseorang yang sudah berusaha untuk selalu bersamamu. Kamu tak pernah tau, bagaimana rasanya kehilangan setelah terbiasa bersama. Karrna kehilanganlah yang menyadarkan seseorang atas arti sebuah kehadiran" Dan bagaimana dengan kisah Alva dan Reynand yang pada akhirnya menumbuhkan perasaan. Rey yang selalu ada dikala Alva membutuhkan pijakan. Akankah dua most wanted itu akan bersatu? Sequel of ALVIN ALVA ametta72 <> Ayyumii95 2019
All Rights Reserved
#479
mantan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • ALYA (END)
  •  Alna Untuk Aksa [END]
  • Prestige
  • ALVIVA (END)
  • My Roommate Is a Badgirl
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Stay Here
  • Together ✓[COMPLETED]
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines