DIRANA
  • WpView
    Reads 283
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2020
Tercipta dan membekas begitu dalam. Hadir dan membuat goresan-goresan. Menjadikan otak teracuni tetesan penghianatan. Sayatan yang kau buat secara halus. Goresan yang kau buat secara perlahan. Menjadikan luka yang pernah ada semakin terbuka. Kesunyian, kini hanya itu. Keramaian, itu yang aku hindari. Kebahagiaan, itu yang tidak aku dapatkan. Luka yang aku buat sendiri. Luka yang didasari kebodohan. Luka yang terus terlukis rapi. Tidak ada apapun yang bisa menyembuhkan. Bahagia hanyalah bayangan untuk sekarang. Awan hitam akan terus ada. Badai petir akan terus menyelimuti. Hidup tanpa keleluasaan, akan selalu hadir walau tanpa undangan. Pancaran sinar mentari, kini hanyalah cahaya biasa. Rumput hijau ditaman, kini hanyalah gambar ilusi semata. Dan, ini aku. Aku yang sendiri. Aku yang tidak memiliki arti. Aku yang sunyi dikala ramai. Aku yang diam disaat semua berbincang. Aku yang tidak punya tujuan. Dan, aku yang selalu tersesat dialur kehidupan. ~Dirana EL~ ||Baca and vote cerita saya? Raz.Author
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • GREENSTA [END]
  • Transmigrasi si bar-bar
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Maaf' (Revisi)
  • Darren Obsession ✔ [ON KARYAKARSA]
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • kiara's dream
  • Self Injury's(complete)✔

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines