SETAPAK

SETAPAK

  • WpView
    Reads 293
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 30, 2023
Sedikit manusia yang tak menyukai Senja. Banyak dari mereka menyatakan pendapat bahwa Senja adalah hal paling indah, penghapus resah pada malam yang tak tahu arah. Sama halnya dengan Laut. Indah membentang tanpa ada yang menghalang. Membawa segala gundah gulana pada dasar lautan. Dari semua manusia, ada penentang utama. Tentang indahnya Senja bersama Laut walaupun ada pula yang suka. Dan kini, hadirlah mereka. Sepasang semesta yang berdiri ditepi laut dengan senja yang menghias rasa. [FOLLOW SEBELUM BACA DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK]💌
All Rights Reserved
#245
laut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Harapan Bunga Terakhir
  • Ketaksaan Cinta ✔️
  • ALLER
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Senja Terakhir
  • After Djingga (Completed)
  • Bagaskara (Tamat)
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}

"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines