Queen light and dark world

Queen light and dark world

  • WpView
    Reads 2,113
  • WpVote
    Votes 210
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 17, 2019
Takdir yang disalah artikan,sebuah ramalan yang mengubah segalanya. "aq akan membalas semua dendam yang ada di hatiku,atas semua sakit yang kalian torehkan untukku" ~ "Dengan ini,aq akan sangat mudah menghancurkan kerajaanmu,hahaha" ~ "karena kesalahan kami dulu,dunia ini hancur,kesalahan kami mengartikan sebuah ramalan,maaf telah memperlakukanmu tak adil,anakku "~~ "maaf kan kakakmu ini,yang hanya bisa diam melihatmu disiksa,aq memang kakak terburuk di dunia" ~ " Mengapa semua orang menyalahkanku atas kesalahan yang mereka perbuat,bukankah aq tak pernah berbicara bahwa aq orang yang ada di ramalan bodoh itu,ini tak adil" ~ HASIL PEMIKIRAN AQ SENDIRI!!!MURNI KARANGANKU!!! ~NO COPY~
All Rights Reserved
#338
ramalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Was The Evil Witch
  • The Irregular Devil Of Academy Gyxcels
  • Pelangi Setelah Hujan ✖ IDR
  • Villainess Illusion
  • Destined for me 2
  • Be The Devil Prince [END]
  • We are... Same?
  • Villain : I'am the Main Character {END}

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

More details
WpActionLinkContent Guidelines