tentang kita

tentang kita

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 24, 2019
aku arkha faeza husaein anak ketiga dari pengusaha, ayahku memiliki perusahaan husaein compani. aku merasa risih dengan nama husaein dibelakang namaku, tapi aku tidak bisa komentar atas nama itu kalian tau lah masa iya saat ayah aku ngasih nama husaein dibelakangnya aku bilang jangan ayah jangan yang ada nanti mereka merasa takut lagi. aku sebenarnya bukan anak yang baik" aku sering membuat onar disekolah, makanya ayah ingin aku kuliah di luar negeri tapi aku tidak mau kuliah diluar negeri untuk apa kita keluar negeri kalau kita juga punya kampus juga di dalam negeri. akhirnya ayah aku mengijinkan aku kuliah dibandung dengan beberapa syarat yang pertama aku tidak boleh membuat onar, kedua aku tidak merusak harga diri ayah dan keluar, ketiga aku tidak boleh terlalu sering kumpul dengan anggota geng motor ku. dulu aku memang anak geng motor tapi sekarang aku sudah tidak lagi ikut serta didalamnya kalau nongkrong sama mereka untuk menyambungkan silahturahmi ya tidak ada masalahnya kan? aku punya 2 sahabat laki-laki yang pertama bernama daniel dia orag ya bisa dibilang lebih dewasa daripada aku dan baron, badan dia tinggi besar cocok kalau dia jadi polisi tapi katanya dia tidak mau masuk polisi itu bukan cita-citanya. yang kedua bernama baron dia memiliki sifat yang beda 180 derajat dari daniel dia memiliki sikap yang cuek, dia tidak banyak bicara kalau pun dia bicara kalau ada yang penting dan itu pun kesananya dia akan diem lagi. aku kenal mereka saat kita SMP yang selalu ada untukku saat aku suka dan duka, kadang mereka lebih memahami aku daripada ayahku sendiri. aku memilih kuliah di bandung agar kita selalu bersama
All Rights Reserved
#11
rayuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun Pagi
  • Catatan Semut abu (Secercah Cerita Di jendela Kelas)
  • Gendut!! Gue cinta sama lo
  • my story
  • Perjalanan Cinta : Hany & Tomy
  • Zean kesayangan Cici dan kakak
  • cinta tak kau anggap (end)
  • Posesif Sister Laksani Natio
  • cinta pertama ku hanya pada mu
  • my story (Greshanfamily)

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines