ARVA ✔✔

ARVA ✔✔

  • WpView
    Lecturas 2,084
  • WpVote
    Votos 841
  • WpPart
    Partes 36
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, nov 30, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
[TEEN_FICTION] Semua berawal saat pertemuan Reva dan Arjuna di sebuah club ternama ibu kota. Rasa kasihan membuat Reva rela menolong sampai menemani Arjuna yang babak belur tidur di sebuah kamar hotel. Tak hanya itu, Reva juga membayarkan hutang-hutang Arjuna ke preman yang membuat tubuh Arjuna berantakan. Tapi, yang di tolong malah tak menampakkan dirinya sejak ia terbangun di pagi itu. Bagaimana bisa ada orang yang tak tahu berterima kasih seperti dia. Reva tak akan mengampuninya jika bertemu, karena itu sangat menjengkelkan! [ 17 MARET 2019] [ DILARANG COPAS ] [JUNIANTI PUTRI]
Todos los derechos reservados
#1
arva
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • F A K E ? [End]
  • ARE YOU EVIL? (END)
  • Andran [COMPLETED]
  • Elvina [COMPLETED]
  • My Illegal Boyfriend
  • VEXYOPATH
  • Airka: My Queen Bullying
  • Inersia
  • Persona
  • How to Burn the Bad Boy (END)

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido